Virus Corona

Virus Corona Ditemukan dalam Sperma Pasien Covid-19, Amankah Berhubungan Intim saat Pandemi Corona?

Ternyata dalam sperma pasien pria yang menderita Covid-19 ditemukan kode genetik virus corona baru.

pixabay.com
Virus Corona Ditemukan dalam Sperma Pasien Covid-19, Amankah Berhubungan Intim saat Pandemi Corona? 

Saat pandemi Corona keamanan berhubungan intim menjadi topik yang banyak dicari netizen.

Maklum dalam penerapan stay at home, suami istri akan lebih banyak berdiam di rumah.

Sebelumnya Profesor dan dokter dari Divisi Penyakit Menular di Columbia University Irving Medical Center, dr Jessica Justman mengatakan, hingga saat ini tidak ada pola yang menunjukkan bahwa virus corona SRAS-CoV-2 dapat menular melalui hubungan seksual.

"Virus ini menular lewat virus yang terkandung dalam droplet atau tetesan pernapasan yang keluar saat bersin, batuk, atau berbicara. Selain itu, orang yang menyentuh permukaan terkontaminasi juga dapat tertular Covid-19," kata Jessica.

dr Carlos E Rodríguez-Díaz yang merupakan profesor di George Washington University juga mengatakan bahwa tak ada bukti Covid-19 dapat ditularkan melalui hubungan seks, tetapi mungkin menular jika berciuman.

"Namun ingat, saat berhubungan seks pasti pasangan berciuman. Saat berciuman, virus dapat ditularkan melalui air liur saat berciuman," ungkap Carlos.

Namun penelitian terbaru di China menunjukkan hal mengejutkan.

Ternyata dalam sperma pasien pria yang menderita Covid-19 ditemukan kode genetik virus corona baru.

Ini menandakan bahwa virus ini bisa memasuki organ reproduksi seperti testis pria.

Hal ini bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19 melalui hubungan seksual.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved