UPDATE Covid19 Sumut 10 Mei 2020

BREAKING NEWS: Dalam Sehari Kasus Positif Covid -19 di Medan Bertambah 15 Orang

Ppemerintah tidak bisa memutus penyebaran Covid-19 tanpa dukungan penuh seluruh masyarakat.

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
PLT Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Angka mengejutkan terlihat di Uudate data terbaru pasien positif Covid-19 di Medan.

Seperti yang dirilis oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di kota Medan pada Jumat (8/5/2020) pukul 16.45 WIB, angka positif Corona sudah 117 orang.

Namun selang satu hari tepatnya Sabtu (10/5/2020) pukul 17.00 terjadi kenaikan signifikan dimana angka positif menjadi 132 orang.

Artinya dalam sehari angka positif Covid-19 di Kota Medan bertambah 15 orang.

Selain itu, angka positif Covid-19 yang meninggal juga bertambah dua orang menjadi 12 orang.

Meski demikian, jumlah PDP yang sedang dirawat terlihat berkurang. Jika sebelumnya 92 orang, kini menjadi 87 orang.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa memutus penyebaran Covid-19 tanpa dukungan penuh seluruh masyarakat.

Oleh karenanya ia berharap warga mematuhi seluruh protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, termasuk di antaranya memakai masker.

"Kita semua harus mewaspadai orang-orang yang tidak menggunakan masker. Sebab, tidak tertutup kemungkinan orang-orang tersebut akan menularkan virus Covid-19," katanya dalam acara pemberian bantuan bahan kebutuhan pokok dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Sekretariat IPHI, Jalan Nibung Raya, Kota Medan.

Beda Nominal Bantuan Bagi Warga Terdampak Corona, Jabar Rp 500 Ribu, Sumut Rp 225 Ribu

Bahkan hingga saat ini, katanya, penularan Covid-19 di Medan sudah terjadi melalui orang-orang terdekat. Ada beberapa kasus penularan Covid-19 dari suami kepada istri atau sebaliknya. Begitu juga ayah atau pun ibu yang menularkan kepada anaknya.

"Ada beberapa kasus yang terjadi di Kota Medan dimana satu keluarga tertular akibat salah satu anggota keluarganya ada yang tekena Covid-19," ungkapnya.

Akhyar mengatakan kewajiban memakai masker ini juga telah ditetapkan dalam Perwal Nomor 11 Tahun 2020, tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Medan.

Terkait itu, jelas Akhyar, baik warga yang sakit maupun sehat wajib memakai masker.

"Dengan terbitnya Perwal ini, imbauan-imbauan yang selama ini disampaikan, di antaranya pemakaian masker dan pembatasan jarak fisik maupun sosial, menjadi aturan yang memiliki konsekuensi hukum bagi yang melanggarnya," katanya.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved