Buronan Korupsi Jadi Sopir Truk Antarkota Kelabui Petugas

Buronan korupsi di Tebingtinggi memilih jadi sopir truk selama pelariannya

HO
Samsul, DPO kasus korupsi pembangunan tanggul Sungai Padang, ditangkap tim Kejari Tebingtinggi. 

TEBINGTINGGI,TRIBUN-Pelarian Samsul berakhir. Buronan korupsi pembangunan tanggul Sungai Padang Tebingtinggi ini akhirnya diringkuspetugas Intelijen Kejaksaan Tebingtinggi pada Kamis (7/5/2020) malam.

Tersangka dibekuk di kediamannya yang beralamat di Jalan Bawang Putih, Lingkungan VI, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi.

"Saat diamankan, tersangka ini tidak melawan. Dia kooperatif," kata Kasi Pidsus Kejari Tebingtinggi, Chandra Syahputra, Jumat (8/5/2020).

KPK Sebut Sumut Rawan Korupsi Anggaran Covid-19, 4 Kategori Titik Rawan

Chandra mengatakan, Samsul masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2017 lalu.

Kala itu, penyidik Kejari Tebingtinggi beberapa kali mengirimkan surat panggilan pada Samsul untuk dimintai keterangan.

Namun, lelaki kelahiran 20 Agustus 1986 itu selalu mangkir.

Ia kerap berpindah-pindah tempat selama dikejar petugas kejaksaan.

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Dzulmi Eldin, Kepala Seksi di Dinas Perhubungan Berharap Dipromosikan

"Dari pengakuan pelaku (Samsul), selama ini dirinya bekerja sopir truk. Dia sering keluar kota," kata Chandra.

Disinggung lebih lanjut mengenai kasus korupsi ini, Chandra mengatakan pada tahun 2013 lalu, Pemko Tebingtinggi menganggarkan dana Rp 1,5 miliar yang bersumber dari APBD untuk pembangunan tanggul Sungai Padang, guna mengantisipasi banjir.

Setelah proyeknya berjalan, ditemukan adanya kerugian negara senilai Rp 150 juta.

Halaman
123
Penulis: Alija Magribi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved