PSMS Medan

Legimin Rahardjo Pernah Satu Tim dengan Saudara Kandung dan Keponakan Selama Memperkuat PSMS Medan

Suka duka sudah ia lalui bersama PSMS. Mulai dari meraih prestasi sampai di titik terendah yakni degradasi

TRI BUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Selebrasi pemain PSMS Medan Legimin Raharjo bersama rekan setimnya setelah mencetak gol dari titik pinalti pada lanjutan pertandingan Liga 2 di Stadion Teladan, Medan, Selasa (23/7/2019). Dalam pertandingan tersebut, PSMS Medan berhasil menang tipis atas Persita Tangerang dengan skor 1-0. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Nama Legimin Rahardjo sebagai pemain senior klub Liga 2 PSMS Medan sudah tak diragukan lagi kapabilitasnya.

Usianya sudah tak muda lagi sebagai pemain sepakbola. Hari ini, Minggu (10/5/2020), Legimin Rahardjo genap berusia 38 tahun.

Namun, Legimin masih setia merumput dengan tim Ayam Kinantan julukan PSMS.

Suka duka sudah ia lalui bersama PSMS. Mulai dari meraih prestasi sampai di titik terendah yakni degradasi pernah dirasakan oleh sang legenda hidup.

Bahkan Legimin juga sempat bermain dengan saudara kandungnya di PSMS. Di awal-awal kariernya, Legimin pernah merumput dengan sang kakak Subandi Rahardjo, kala itu PSMS tampil di Divisi I PSSI 2003 (sekarang Liga 2), yang di musim sebelumnya PSMS terdegradasi.

"Kalau diingat-ingat sudah lama juga sama PSMS. Dulu saya main dengan kakak kandung saya, Subandi di Divisi 1 2003. Saat itu PSMS berhasil promosi ke Divisi Utama (saat ini bernama Liga 1), terus final lawan Persebaya," kata Legimin, Minggu (10/5/2020).

Kemudian, Legimin juga pernah merumput bersama keponakannya di PSMS.

Sosok itu tak lain adalah Reswandi. Keduanya pernah bahu membahu menjadi bagian PSMS terutama saat mengantarkan tim berjuluk Ayam Kinantan ini menjadi juara Piala Emas Bang Yos (PEBY) pada 2005 silam.

"Reswandi keponakanku juga. Dia anak dari abangku. Usianya lebih tua dia dari pada saya. Kami pernah sama-sama main dan juarai PEBY 2005," tambah Legimin.

Selain Subandi dan Reswandi, ternyata masih ada anggota keluarga Legimin lainnya pernah berseragam PSMS, termasuk kakak kandung Legimin lainnya yang saat di era Perserikatan.

"Masih ada anggota keluarga lainnya main di PSMS seperti abang kandung saya Suwarno saat main di Perserikatan. Lalu ada keponakan saya lainnya Roni Syahputra yang main dengan PSMS di Piala Soeratin," beber Legimin.

Lanjut Legimin, ia juga ingin anaknya di masa depan bisa berseragam PSMS.

"Kalau ada rezekinya pasti kepinginlah anak saya bisa main di PSMS juga. Biar bisa ngelanjutin tradisi keluarga yang main di PSMS," pungkasnya.

(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved