Breaking News:

Penerimaan Zakat Sudah Dimulai, Amil Zakat Masjid Al Istiqamah Terapkan Physical Distancing

Pihak BAZIS Masjid Al Istiqamah juga menerima pembayaran melalui transfer rekening bagi yang tidak bisa atau berhalangan datang langsung ke masjid.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
MEJA penerimaan zakat di Masjid Al Istiqamah Jalan Dr Mansyur Medan. Dalam penerimaan, BAZIS Masjid Al Istiqamah membuat pembatas dari bahan plastik untuk mencegah penularan Covid-19. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Membayar zakat merupakan kewajiban umat islam karena termasuk ke dalam rukun islam yang ke empat.

Menjelang sepuluh hari terakhir Ramadan, Masjid Al Istiqamah yang terletak di Jalan Dr Mansyur Medan telah membuka penerimaan zakat fitrah. Penerimaan zakat berupa uang tunai maupun bahan pangan pokok berupa beras.

Selama masa pandemi, penerimaan zakat di Masjid Al Istiqamah dilakukan dengan penerapan physical distancing.

Meja penerimaan zakat yang terletak di teras masjid tampak dilengkapi dengan pembatas dari bahan plastik.

"Kita sudah menerima pembayaran zakat sejak pertengahan Ramadan kemarin. Pastinya dengan tetap menerapkan physical distancing, seperti yang  bisa dilihat, antara pembayar zakat dan penerima dibatasi untuk mencegah penularan covid-19," ujar seorang pengurus Masjid Al Istiqamah, Akmalul Ikhsan kepada Tri bun Medan, Minggu (10/5/2020).

Akmalul mengatakan untuk pelaksanaan ijab qabul zakat (ucapan serah terima zakat) dilakukan tanpa bersalaman. Hal ini, terangnya, sebagai usaha untuk mencegah penularan virus Covid-19 sehingga prosesi serah terima zakat dilakukan dengan lisan saja.

"Sama seperti salat berjamaah yang dianjurkan untuk merapatkan saf, namun di saat pandemi seperti ini diperbolehkan untuk menjaga jarak. Begitu juga saat membayar zakat, ijab qabul dilisankan saja sudah sah," ungkapnya.

Pihak Badan Amil Zakat, Infaq dan Sodaqoh (BAZIS) Masjid Al Istiqamah juga menerima pembayaran melalui transfer rekening bagi yang tidak bisa atau berhalangan datang langsung ke masjid. Pembayaran bisa merupakan zakat, infaq, sedekah ataupun fidyah puasa.

"Pembayaran bisa dilakukan dengan datang langsung atau melalui transfer rekening," tambahnya.

Cegah Corona, Masjid Al Istiqamah Tiadakan Tarawih, Tadarus, dan Berbuka Berssama Selama Ramadan

Sejauh ini, sejak dibuka pada pertengahan Ramadan lalu Akmalul mengatakan bahwa sudah ada jamaah yang melakukan pembayaran zakat di Masjid Al Istiqamah. Namun, menurutnya berdasarkan pengalaman pada Ramadan tahun lalu jumlah jamaah yang melakukan pembayaran akan meningkat pada tujuh hari terakhir Ramadan.

"Karena sudah kebiasaan membayar di akhir, jadi biasanya itu mulai ramai saat tujuh hari terakhir Ramadan," ungkapnya.

Penerimaan pembayaran zakat di Masjid Al Istiqamah dimulai sejak selesai salat subuh hingga pukul 22.00 WIB.

Akmalul mengatakan, untuk mengantisipasi ramainya pembayaran zakat di akhir ramadan pihaknya akan menyediakan kursi dengan tetap menerapkan physical distancing.

"Saat ini karena masih sedikit yang membayar kita belum ada persiapkan, tapi nanti kalau jumlah yang membayar sudah banyak akan kita sediakan bangku dengan jarak minimal satu meter," pungkasnya.(cr14/tri bun-medan. com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved