Polisi Samosir Bantu Keluarkan Jenazah Korban Lakalantas Pakai Uang Pribadi, Kapolda Beri Apresiasi

Brigadir Heri pun langsung mengeluarkan dana pribadinya untuk menebus jenazah Walfaret Sihombing (56) warga Desa Pagaran Kecamatan Pagaran.

TRIBUN MEDAN/HO
ANGGOTA kepolisian Polres Samosir mengurus biaya pengeluaran jenazah korban kecelakaan di rumah sakit, Minggu (10/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi Brigadir Heri Nalom Ompusunggu mendadak viral di media sosial.

Penyebabnya, anggota kepolisian unit lantas Polres Samosir yang menjabat sebagai Kanit Laka Lantas ini melakukan perbuatan yang mulia.

Di mana ia melakukan inisiatif mengeluarkan jenazah korban kecelakaan dari rumah sakit lantaran keluarga korban tidak memiliki biaya.

Brigadir Heri pun langsung mengeluarkan dana pribadinya untuk membayar biaya pengeluaran jenazah Walfaret Sihombing (56) warga Desa Pagaran Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli.

Walfaret Sihombing sendiri merupakan korban kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) karena ditabrak pengendara sepeda motor saat berjalan kaki di Jalan Umum Tele-Dairi tepatnya di Desa Hariara Pintu Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, Minggu (3/5/2020) sekira pukul 20.30 WIB, lalu.

Terkait perbuatan anggota polisi itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi mengatakan, setelah kecelakaan, korban yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke RSU Sidikalang.

Namun pada Kamis (7/5/2020) kemarin, korban pun dinyatakan meninggal dunia.

"Korban ditabrak pengendara sepeda motor CB warna merah tanpa plat yang dikendarai Fajar Limbong (20) warga Dusun I, Desa Hariara Pintu Kecamatan Harian Kabupaten Samosir dengan kecepatan tinggi yang menyebabkan korban luka berat hingga akhirnya meninggal," ungkapnya saat dikonfirmasi Tri bun Medan, Minggu (10/5/2020).

BREAKING NEWS: Polisi Tembak Mati Begal di Percut Sei Tuan, Ancam Korban Pakai Samurai dan Parang

Lanjut Tatan, setelah korban dinyatakan meninggal, keluarga korban tidak bisa membawa jenazah pria yang bekerja sebagai petani itu dikarenakan faktor ekonomi.

"Mendengar permasalahan itu, Brigadir Heri Nalom Ompusunggu, langsung menjumpai keluarga korban di RSU Sidikalang. Dia ia langsung menebus jenazah korban dengan uang miliknya untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban," jelasnya.

JENAZAH Walfaret Sihombing (56) warga Desa Pagaran Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli saat berada di rumah sakit.
JENAZAH Walfaret Sihombing (56) warga Desa Pagaran Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli saat berada di rumah sakit. (TRIBUN MEDAN/HO)

"Iya, Kita ketahui bersama dampak Covid-19 sangat terasa mempengaruhi ekonomi masyarakat. Hal ini dialami juga oleh keluarga almarhum (kronologis yang di sampaikan oleh anggota Lantas Brig Heri Ompusunggu). Bahwa keluarga almarhum setelah dapat diketahui beberapa hari melalui FB tidak bisa menjenguk almarhum karena keterbatasan biaya," sambungnya.

Lanjut polisi berpangkat melati tiga di pundaknya ini, tindakan yang dilakukan Brigadir Heri mendapatkan apresiasi dari pimpinan terutama Bapak Kapolda Irjen Pol Martuani Sormin, karena terus mencari keluarga korban hingga beberapa setelah kejadian baru di temukan.

Selain itu juga terus membantu proses pengobatan (baik menebus obat dan pembiayaan di RS tersebut.

"Atas nama pimpinan mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan bantuan tulus ikhlas Brigadir Heri. Dan atas nama Polda Sumut, kami juga turut berduka cita atas korban Alm W Sihombing, semoga keluarga yang di tinggalkan sabar dan tabah atas musibah ini dan almarhum mendapatkan tpat di siai Tuhan Yang maha kuasa," pungkasnya.(mft/tri bun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved