Daud Gowasa Tetap Latihan di GOR: Tidak Punya Alatnya di Rumah

Atlet angkat besi, Faebolo Dodo Gowasa, mengaku tetap latihan di Gelanggang Olahraga PABBSI Sumut yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Helvetia.

Istimewa
Atlet angkat besi, Faebolo Dodo Gowasa alias Daud Gowasa (tengah). peraih medali emas Asian Powerlifting Championship di Soreang, Kab. Bandung tahun 2017. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tidak seperti atlet lain, atlet angkat besi Sumut tidak berlatih di rumah.

Salah satu atlet angkat besi, Faebolo Dodo Gowasa, mengaku tetap latihan di Gelanggang Olahraga PABBSI Sumut yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Helvetia.

"Saya bersama lifter lainnya latihan enam kali seminggu di Gedung PABBSI Sumut. Hanya hari Minggu kami libur latihan," katanya, Minggu (10/5/2020).

Daud Gowasa mengaku latihan di rumah tidak memungkinkan bagi atlet angkat berat.

"Ini bukan tidak mengindahkan imbauan pemerintah. Saat latihan kami tetap melakukan sosial distancing," ujarnya.

"Sudah pasti kalau di rumah, tidak ada alatnya dan kami akan bingung mau mengangkat apa saat latihan mandiri di rumah," katanya.

Kata pria 36 tahun ini, pandemi Covid-19 memang sangat menganggu persiapan atlet. Namun, ia berpesan agar tidak menyerah.

"Kita tidak boleh pasrah. Kita harus tetap melakukan persiapan untuk meraih prestasi terbaik di PON Papua mendatang," tegasnya.

Daud menargetkan bawa pulang emas dari PON Papua.

"Mimpi untuk meraih itu, terus saya kejar dengan tetap latihan rutin di tengah pandemi Corona," katanya.

Karena usianya sekarang sudah 36 tahun, ia menyadari bahwa kemungkinan Papua akan menjadi PON terakhir bagi ayah tiga anak ini.

"Kalau melihat grafiknya, seharusnya saya meraih emas pada PON Papua. Kemudian persiapan juga sudah matang. Tapi apa boleh buat, PON Papua ditunda, sehingga program latihan harus disusun ulang," ujarnya. (akb)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved