Kiper Muda PSMS Adi Satryo Senang Timnas U-19 Bakal Latihan Bersama Secara Virtual

Adi Satryo mengaku lega akhirnya bakal kembali menjalani latihan bareng bersama Timnas muda meski hanya melalui sarana virtual (maya).

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Penjaga gawang PSMS Medan Adi Satryo saat mengikuti latihan rutin, di Stadion Kebun Bunga, Medan, belum lama ini. Adi Satryo kembali bergabung dengan tim Ayam Kinantan setelah pulang dari pemusatan latihan bersama Tim Nasional. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kiper PSMS Medan yang juga salah satu pemain yang masuk dalam skuat pemusatan latihan tim nasional U-19, Adi Satryo mengaku lega akhirnya bakal kembali menjalani latihan bareng bersama Timnas muda meski hanya melalui sarana virtual (maya).

Selama pandemi virus corona yang melanda Indonesia sejak beberapa beberapa bulan lalu, pemain asal Pamulang, Tangerang Selatan ini memang lebih banyak berlatih secara mandiri di lapangan sekitar rumahnya.

Namun dalam waktu dekat, dirinya dijadwalkan bakal mengikuti training bersama di bawah pantauan dan arahan pelatih kepala timnas, Shin Tae-yong ataupun nantinya pelatih kiper tim nasional U-19 yang juga legenda PSMS, Sahari Gultom.

"Iya nih sudah tahu. Sudah dimasukkan dalam grup juga untuk pemantauan training lewat platform digital. Latihannya di rumah , mungkin latihannya berupa plank atau yang lain nanti," ujarnya, Senin (11/5/2020).

Adi menjelaskan, latihan bersama tersebut akan menggunakan model video call atau conference dengan platform digital zoom. Dengan demikian pelatih dan pemain yang jaraknya berjauhan di berbagai lokasi dapat bergabung dalam waktu yang telah ditentukan seperti teleconference atau video conference.

Bahkan jika pelatih kepala timnas Indonesia Shin Tae-yong yang sedang berada di kampung halamannya Korea Selatan ingin memantau bisa bergabung.
"Rencananya tanggal 14 atau 15 Mei. Pantau latihannya menggunakan zoom dengan HP. Sepertinya latihannya bareng nanti serentak," kata pemain kelahiran 7 Juli 2001 ini.

Lebih lanjut kata Adi, dengan model latihan lewat virtual tersebut minimal dapat mengobati kegelisahannya yang selama ini berlatih mandiri di tengah pandemi covid-19. Adi mengatakan, dirinya juga akan mempersiapkan diri untuk latihan tersebut khususnya fisik.

Masih kta Adi, sebagai pesepakbola, pun berharap pandemi Corona ini bisa segera berakhir. Dengan demikian semua dapat kembali berjalan normal.

"Ya bentuk latihan seperti itu bagus sih, kan masih status pandemi Corona juga. Jadi dapat dipantau latihan sama pelatih," pungkas pemain berpostur tinggi 180 centimeter ini.

(Can/Tri bun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved