Breaking News:

Dituntut 13 Tahun Penjara karena Ganja, Junaidi Sebut Punya Asma, Ginjal dan Asam Urat

Junaidi menyampaikan dirinya sudah tua dan mengidap berbagai macam penyakit yang membuatnya saban hari minum banyak obat agar bertahan hidup

TRIBUN MEDAN/ALIJA
SIDANG kasus ganja 12 bal digelar via conference di ruang Kartika Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Selasa (12/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Dengan nada bergetar, kurir ganja 12 bal, Junaidi menyampaikan pembelaannya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pematangsiantar yang dipimpin Fitha Imelda pada Selasa (12/5/2020) siang.

Sidang ini berlangsung melalui sambungan video conference dari terdakwa yang dititipkan di Lapas Klas IIA Pematangsiantar.

Junaidi (56) merupakan terdakwa kasus kepemilikan narkotika jenis ganja sebanyak 12 bal atau seberat 13 kg lebih.

Ia diamanakan pada hari Sabtu, (9/11/2019) lalu, sekira pukul 18.00 WIB di Jalan Perak gang Kinantan Nomor 26 Kel. Baru Kecamatan Utara Kota Pematangsiantar.

Dalam sidang ini, ia menyampaikan dirinya sudah tua dan mengidap berbagai macam penyakit yang membuatnya saban hari minum banyak obat agar bertahan hidup di balik jeruji besi.

"Saya memohon kepada jaksa dan yang mulia hakim. Usia saya sudah lanjut. Saya sudah ketergantungan obat karena penyakit saya. Saya sesak nafas, ginjal dan asam urat. Saya minta peringanan, Pak Hakim dan Jaksa," ujar Junaidi secara lisan.

Ia mengakui segala perbuatannya, dan berharap majelis hakim dapat memutuskan yang terbaik untuknya pada sidang putusan yang akan kembali digelar 19 Mei 2020 mendatang.

Alamak! Politisi Gerindra Tanam Ganja, Bibit dari Aceh, Kepada Polisi Ngaku Tanam Ganja untuk Obat

Di kesempatan itu, penasihat hukum prodeo terdakwa, Jonggi Gultom SH mengatakan, kliennya mengetahui apa yang dilakukannya melanggar hukum

"Jadi yang pasti, dia mengakui bahwa dirinya menerima titipan ganja. Dia mengetahui bahwa paket itu ganja. Makanya, karena tidak ada alasan pembenaran lagi sehingga pembelaan kita serahkan ke terdakwa, untuk menyampaikannya sendiri" ujar Jonggi seusai sidang.

Dalam dakwaan, Junaidi awalnya menerima narkotika jenis ganja dari seorang temannya berinisial SS (DPO) sebagai titipan.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved