Prosedur Baru Untuk Penumpang Pesawat, Hadir 4 Jam Sebelum Jadwal Keberangkatan

Executive General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (Persero) KNIA Djodi Prasetyo membeberkan prosedur baru bagi calon penumpang.

TRI BUN MEDAN/Indra Gunawan
Calon penumpang ketika melakukan check-in di counter Garuda Indonesia Bandara Kualanamu, Minggu (10/5/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Penerbangan niaga berjadwal rute domestik kembali diperbolehkan beroperasi mengangkut penumpang dengan berbagai persyaratan sejak 7 Mei 2020 guna mengatasi Covid-19 di Indonesia.

Penumpang yang diperbolehkan melakukan perjalanan serta syarat-syarat yang wajib dipenuhi tercantum pada Surat Edaran (SE) No 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sejalan dengan dibukanya penerbangan guna mengatasi Covid-19 ini, Bandar Udara Kualanamu (KNIA) menetapkan prosedur baru untuk keberangkatan penumpang.

Executive General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (Persero) KNIA Djodi Prasetyo mengatakan prosedur baru yang diterapkan antara lain calon penumpang pesawat sudah hadir di bandara empat jam sebelum jadwal keberangkatan.

Aturan ini dijalankan di seluruh bandara yang dikelola perseroan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

Prosedur baru dalam memproses keberangkatan penumpang itu ditetapkan guna memastikan terpenuhinya ketentuan dan syarat di dalam SE No 4/2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan SE No 31/2020 yang diterbikan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

"Prosedur baru ini dijalankan secara ketat dengan tahapan yang detail, oleh karena itu kami mengimbau agar calon penumpang pesawat sudah hadir di bandara tiga hingga empat jam sebelum jadwal keberangkatan.

Prosedur baru ini juga dapat terlaksana karena koordinasi intensif dari seluruh stakeholder kebandarudaraan seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan, Otoritas bandara TNI dan Polri, pihak maskapai, dan pihak lainnya," kata Djodi Prasetyo.

Di KNIA juga sudah diimplementasikan bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa larangan mudik Idul Fitri 1441 H.

Halaman
123
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved