Bos Kok Tong Binjai Divonis Onslagh, Tak Terbukti Lakukan Penipuan Rp 1,1 Miliar

Bos Cafe Kok Tong tidak terbukti melakukan penipuan terhadap Heriayanto Law sebesar Rp 1,1 miliar.

TRIBUN MEDAN/ALIF
IRAWAN alias Asiong saat mendengarkan putusan majelis hakim. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Irawan alias Asiong (57) divonis onslagh oleh Majelis Hakim Sabarulina Ginting dalam persidangan di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu(13/5/2020).

Menurutnya bos Cafe Kok Tong itu tidak terbukti melakukan penipuan terhadap Heriayanto Law sebesar Rp 1,1 miliar.

"Menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan, tapi bukan tindak pidana (onslagh). Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan tuntutan," kata Hakim Sabarulina Ginting.

Majelis hakim berpendapat bahwa perbuatan terdakwa merupakan perdata.

Bahkan, terdakwa telah membayar seluruh utangnya kepada korban, dan memerintahkan Jaksa untuk mengeluarkan terdakwa dari dalam tahanan.

Usai membacakan putusan, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, Johari Simamora menyatakan terima.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elvina Elisabeth Sianipar yang menuntut terdakwa selama 1 tahun 6 bulan penjara langsung menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Di luar ruang sidang, Johari Simamora puas dengan putusan majelis hakim.

Ia menegaskan bahwa terdakwa telah membayar semua utangnya kepada korban.

PNS Binjai Kena OTT Transaksi Memasukkan Honorer, Rudi Baros: Katanya di Kok Tong

"Putusannya sudah adil. Karena klien kami bebas karena dakwaan jaksa tidak terbukti. Klien saya membayar semuanya dan sudah lunas," pungkas Johari.

Halaman
123
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved