Ledakan di Komplek Cemara

Kesaksian Asisten Rumah Tangga soal Ledakan yang Hancurkan Rumah di Komplek Cemara

Lina (43) warga Jalan Kaliserayu, Desa Seintis, tak menyangka rumah yang biasa menjadi tempat ia bekerja sehari-hari, mendadak berantakan.

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Asisten rumah tangga, Lina (43) memberi keterangan di sekitar lokasi ledakan di Komplek Cemara Asri, Rabu (13/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Lina (43) warga Jalan Kaliserayu, Desa Seintis, tak menyangka rumah yang biasa menjadi tempat ia bekerja sehari-hari, mendadak berantakan.

Pasalnya, rumah yang berada di Komplek Cemara Asri Jalan Jambu, Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan itu hancur karena ledakan akibat kebocoran gas pada Rabu (13/5/2020) sore.

Kejadian tersebut membuat warga sekitar heboh dan memadati lokasi kejadian.

Terlihat, petugas baik dari Brimob, Jibom, Inafis, Polrestases Medan dan Polsek Percutseituan berada di lokasi kejadian.

Petugas juga memasang garis polisi untuk mensterilkan areal kejadian.

Lina, wanita berhijab cokelat yang ditemui di lokasi kejadian menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu sama sekali soal ledakan di rumah tersebut.

"Saya meninggalkan rumah sekitar pukul 12.00 WIB. Saat saya meninggalkan rumah, tidak ada aroma apapun yang saya cium," ujarnya.

"Saya tidak tahu, karena siap kerja tadi langsung pulang ke rumah. Rumah ini kan tempat tinggal yang dihuni salah seorang karyawan di sebuah perusahaan," katanya.

Polisi lakukan penyelidikan pascaledakan yang terjadi di komplek Cemara Asri, Rabu (13/5/2020).
Polisi lakukan penyelidikan pascaledakan yang terjadi di komplek Cemara Asri, Rabu (13/5/2020). (TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA)

Lina menuturkan bahwa saat dirinya pulang, rumah dalam keadaan kosong.

"Yang tinggal di rumah ini cuma satu orang. Saya meninggalkan rumah setelah tukang servis AC selesai melakukan perawatan. Servis AC selesai sekitar pukul 11.00 WIB, dan saya pulang sejam setelahnya," jelasnya.

Saat ditanya apakah ada tabung gas di dalam rumah tersebut, ia mengatakan bahwa memang benar ada tabung gas kemasan 12 kg.

"Di dalam rumah cuma ada gas kemasan 12 kg," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved