Pemakaman Rektor Unika Santo Thomas

Rektor Unika Pastor Frietz Tambunan Dimakamkan, Ini Komentar Keluarga dan Rekan Komunitasnya

Kepiawaian dan keuletan Pastor Frietz menulis bukan membuatnya sombong, malah memilih lebih tenang dan terus belajar.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
PARA Imam Diosesan berdoa sambil mengelilingi makam Pastor Frietz Tambunan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Usai pemakaman Rektor Unika Santo Thomas Medan Pastor Frietz Tambunan, seorang rekan kerjanya di komunitas, Pastor Benno Ola Tage berkisah seputar kebiasaan hari-hari terakhir mendiang.

Pastor Benno mengatakan, Pastor Frietz Tambunan dikenalnya sebagian orang yang rendah hati dan selalu berbagi.

"Aku heran dan kagum dengan sikapnya. Selevel rektor yang berhati baik dan rendah hati adalah predikat yang tepat bagi Pastor Frietz Tambunan," ujarnya.

Walau mempunyai pengetahuan yang luas, Pastor Frietz Tambunan adalah orang yang suka mendengar cerita orang lain.

"Dia tidak membeda-bedakan siapa saja yang berbicara. Dia pasti akan mendengar dan menyimak. Dia juga mau menanggapi dengan santai dan serius manakala butuh penjelasan lebih dalam," sambungnya.

Satu hal yang membuat rekan sekomunitasnya tercengang sekaligus heran adalah kebiasaan Pastor Frietz Tambunan menyajikan alat makan sebelum makan di meja makan.

"Di sisa hari hidupnya, dia sering sekali menyediakan piring, sendok dan alat makan lainnya saat hendak sarapan maupun makan di meja makan. Ini tindakan yang berkesan bagiku akhir-akhir ini," lanjutnya.

Kepiawaian dan keuletannya menulis bukan membuatnya sombong, malah memilih lebih tenang dan terus belajar.

Sebelum Dimakamkan, Jenazah Rektor Unika Santo Thomas Medan Dibawa dari Katedral ke Kampus

"Inilah ciri orang yang pintarnya tidak gantung, ya. Dia malah suka baca buku walau dia sudah jadi penulis yang mumpuni. Kebiasaannya menulis ternyata berdampak baik bagi setiap pembacanya, khususnya umat Katolik di Keuskupan Agung Medan ini," tuturnya.

Sebagai rektor yang dikenal super sibuk, Pastor Frietz Tambunan malah lebih sanggup mengatur hidupnya.

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved