Breaking News:

Ramadhan 2020

Padukan Arsitektur Tiga Budaya, Masjid Tarbiyah Dikelilingi Ukiran Kaligrafi yang Indah nan Unik

Masjid Tarbiyah selesai dibangun tahun 1999 yang peresmiannya dihadiri masyarakat muslim dan diresmikan langsung Gubernur Sumatra Utara saat itu.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
MASJID Tarbiyah Medan yang menggabungkan nuansa Timur Tengah, Eropa, dan nusantara. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ukiran kaligrafi ayat Al-Quran dapat mudah ditemukan di hampir sebagian masjid yang ada di Indonesia. Dari banyaknya masjid tersebut, ada sebuah masjid yang unik dengan memenuhi dinding dan pintu dengan kaligrafi.

Adalah Masjid Tarbiyah yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Siti Rejo III, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan yang dijuluki Masjid Seribu Kaligrafi.

Masjid Tarbiyah ini berdiri sejak tahun 1950 yang sebelumnya berbentuk langgar atau musala yang berukuran 7x7. Tanah tempat bangunan masjid ini berdiri merupakan tanah wakaf yang diberikan oleh Latief Lubis untuk dibangun rumah ibadah.

Arsitek Masjid Tarbiyah, Ahmad Salim Matondang mengungkapkan, dulunya niat untuk membangun masjid ini agar dapat terlaksana saat salat Jumat.

Ia menuturkan, dulunya masjid yang dapat menampung kapasitas banyak di sepanjang jalan tersebut adalah Masjid Raya Al-Mashun.

"Saya mula-mula pindah ke daerah sini pada tahun 1956. Kemudian berkumpullah jamaah yang disini bagaimana bisa memperluas masjid agar terlaksana salat Jumat di sini. Kemudian tahun 1957 dimulai pembangunan dengan berdinding papan, kemudian pada tahun 1966 itu hasil dari infak masyarakat masa dibangun dengan berdinding batu," ungkap Ahmad, Kamis (14/5/2020).

Masjid Perjuangan 45 Medan, Tempat Ibadah Bersejarah Umat Islam yang Dibangun Tahun 1928

Hingga pada akhirnya, Masjid Tarbiyah ini selesai dibangun pada tahun 1999 yang peresmiannya dihadiri oleh masyarakat muslim dan diresmikan secara langsung oleh Gubernur Sumatra Utara saat itu.

Saat memasuki masjid ini, jemaah atau pengunjung akan disuguhkan dengan tampilan masjid yang begitu kaya akan pengaruh dari paduan Timur Tengah, Eropa, dan khas Melayu.

Ahmad menjelaskan bahwa arsitektur dari Masjid Tarbiyah ini memiliki pengaruh Arab dan Mesir yang terlihat dari kubah yang menjulang tinggi.

"Arsitektur Masjid Tarbiyah ini kami ambil dengan pengaruh gaya Arab hingga Mesir. Kalau kita lihat menaranya itu, ada seni mesirnya. Selain itu kami ada mengambil kubah dari Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjid Raya Al-Mashun, dan Masjid Raya Tanjungpura. Masjid ini juga terasa khas Melayu yaitu masjid yang menggunakan teras," terangnya.

INTERIOR bagian dalam Masjid Tarbiyah, Medan.
INTERIOR bagian dalam Masjid Tarbiyah, Medan. (TRIBUN MEDAN/KARTIKA)
Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved