Terisak-isak Bacakan Pleidoi, Syamsul: Saya Tumbal, Anak Saya Masih Kecil, Paling Besar Kelas 2 SD

Syamsul Fitri (38), Kasubbag Protokoler Pemko Medan, terisak-isak saat membacakan nota pembelaannya

TRIBUN MEDAN/ALIF
TAMPAK pada layar, Dzulmi Eldin (bawah) dan Syamsul Fitri (atas kiri) saat menjalani sidang secara video conference. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Syamsul Fitri (38), Kasubbag Protokoler Pemko Medan, terisak-isak saat membacakan nota pembelaannya (pleidoi) di sidang video confrence di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (14/5/2020).

Ia menangis sembari berulang kali mengucapkan penyesalan atas perbuatannya tersebut.

"Saya menyesali perbuatan saya Yang Mulia Hakim. Saya berjanji setelah ini saya akan menjalani hidup lebih baik lagi," pintanya berurai air mata yang memohon kepada Majelis Hakim Abdul Aziz.

Ia menyadari, perbuatannya tersebut akan menyebabkan kariernya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) akan kandas.

"Saya juga setelah ini pasti akan diberhentikan sebagai ASN, maka saya memohon kepada Majelis Hakim, agar menghukum saya seringan-ringannya," ujarnya.

Dzulmi Eldin Dituntut 7 Tahun Penjara dan Kehilangan Hak Politik Selama 5 Tahun

BREAKING NEWS, Tabrakan Beruntun 4 Mobil di Ringroad Medan, Pajero Nangkring di Atas Honda Jazz

Tangisan Haru Ortu Rico Setelah Bos Geng Motor Ezto Ditangkap, Kecewa Ibu Pelaku Sembunyikan Anaknya

Ia memberikan pertimbangan kepada majelis hakim yang menyidangkan, bahwa dirinya masih memiliki tanggungan anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Anak saya masih kecil-kecil Yang Mulia, paling besar kelas dua SD (sekolah dasar)" katanya.

Masih diwarnai tangisan, Syamsul Fitri mengatakan bahwa dirinya adalah korban dari Dzulmi Eldin.

Ia merasa menjadi tumbal dari persekongkolan korupsi.

"Saya korban Yang Mulia, semua tuduhan diarahkan kepada saya. Saya ditumbalkan," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved