Gara-gara Virus Corona, Mantan Kadis PUPR Tanjungbalai Urung Ditahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai mengalami kendala untuk melakukan penahanan terhadap mantan Kepala Dinas PUPR Tanjungbalai, Mulkan.

KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRI BUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai mengalami kendala untuk melakukan penahanan terhadap mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanjungbalai, Mulkan.

Mulkan, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi, urung ditahan gara-gara pandemi virus corona.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjungbalai, Bintang Simatupang mengatakan berkas perkara Mulkan sudah lengkap atau P-21.

Mulkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang ditampung dalam APBD Kota Tanjungbalai tahun anggaran (TA) 2018.

Dijelaskan Bintang, bahwa pihaknya telah berulang kali berkoordinasi dengan Lapas Klas II B Pulau Simardan, Tanjungbalai untuk melakukan penahanan terhadap tersangka.

Namun, kata dia, penahanan terus terganjal dengan alasan wabah virus corona.

"Kami sudah bolak-balik koordinasi sama rutan, tapi mereka menjelaskan tidak mau menerima tahanan.

Untuk kebenarannya boleh konfirmasi rutan," kata Bintang, Jumat (15/5/2020).

TERUNGKAP Jefri Pratama Akui Sering Berhubungan Intim dengan Zuraida Hanum, Bahkan di Mobil

BREAKING NEWS, Cerita Jambret Sadis Tebas Jari Ternyata Rekayasa, Erdina Boru Sihombing Tersangka

Sebut Istrinya Bisa Dicicipi, Hakim Jamaluddin Ternyata Sudah Tahu Perselingkuhan Zuraida dan Jefri

Sementara untuk kasus dugaan korupsi ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang penyelidikannya dimulai sejak Juli 2019 lalu.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved