Rekayasa Jambret Sadis di Medan

Kapolda Sumut: 4 Jari Erdina Boru Sihombing Dipotong, Dimasukkan Plastik Lalu Dibuang ke Parit

Polisi sudah memeriksa seluruh CCTV dan bukti lainnya, alhasil Erdina Boru Sihombing sudah melakukan penipuan publik

TRI BUN-MEDAN.com - Kasus begal yang menimpah Erdina Boru Sihombing di Jalan AR Hakim hingga kehilangan 4 jari adalah hoaks.

Polisi sudah memeriksa seluruh CCTV dan bukti lainnya sesuai kronologi yang disampaikan Erdina Boru Sihombing, alhasil Erdina Boru Sihombing sudah melakukan penipuan publik.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menyampaikan langsung hal ini kepada awak media.

"Setelah tim melakukan investigasi, ternyata keterangan dari ibu Erdina Boru Sihombing tidak sesuai dengan kenyataan," ujarnya didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Irwan Anwar, Jumat (15/5/2020).

Pernyataan lengkap Kapolda Sumut:

Motif Sihombing Sengaja Potong 4 Jarinya dan Rekayasa Kasus Begal Jalan AR Hakim Karena .

BREAKING NEWS, Cerita Jambret Sadis Tebas Jari Ternyata Rekayasa, Erdina Boru Sihombing Tersangka

Selanjutnya, kata Irjen Pol Martuani Sormin, tim pun bekerja keras dengan mengumpulkan semua alat bukti dan keterangan.

"Kita secara resmi mengatakan bahwa Erlina Boru Sihombing resmi menjadi tersangka," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Martuani, adapun motif yang dilakukan oleh Erlina dikarenakan ia terlilit hutang.

Tujuannya, agar ia bisa mendapatkan asuransi.

"Jadi tersangka ini terlilit hutang. Ia menebas jarinya agar mendapat asuransi dan para pemberi hutang merasa iba," katanya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved