Warga Gaperta Protes Belum Dapat Bansos Covid-19, Pendistribusian Dinilai Tak Tepat Sasaran

Penyaluran bantuan beras dari Pemko Medan kepada warga terdampak Covid-19 kembali menuai protes.

Dok. Humas Pemkot Medan
Akhyar Nasution mengunjungi masyarakat kampung KB, di Rusunawa, Jalan seser 1 Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas, Kamis (14/05/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Penyaluran bantuan beras dari Pemko Medan kepada warga terdampak Covid-19 kembali menuai protes.

Kali ini seorang warga Jalan Gaperta Ujung Gang Pembangunan Nomor 39 Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Boru Sihombing mengeluh hingga saat ini belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Ia menilai bahwa bantuan yang diberikan tidak tepat sasaran. Ia menyebut warga yang tidak seharusnya mendapat bagian malah dapat bansos, sementara warga yang membutuhkan belum mendapat bantuan apapun.

"Kami yang kurang mampu malah tidak mendapat bantuan dari pemerintah, baik yang bantuan sembako, atau bantuan yang diambil di kantor-kantor pos itu, padahal ada yang mampu malah dapat, rumahnya bertingkat dapat, kami yang ngontrak malah tak dapat," katanya kepada Tribun-Medan.com, Jumat (15/5/2020).

Ia mengaku sudah mengeluhkan hal tersebut kepada kepala lingkungan (Kepling) setempat, namun belum mendapat respons.

"Padahal kami sudah berulang kali menghubungi kepling kami. Tapi tak ada hasilnya," ujarnya.

Kepling Lingkungan 7, Kelurahan Tanjung Gusta, Lubis saat dimintai konfirmasi menyangkal hal tersebut.

Ia mengatakan di lingkungannya tidak ada rumah bertingkat dan yang diakuinya warga yang mendapatkan bantuan beras hanya sedikit.

"Itu tidak benar, tidak ada rumah bertingkat di tempat kami, dan di lingkungan kami yang menerima itu yang tidak mampu, dan yang dapat bantuan beras itu hanya beberapa orang, enggak banyak kali," katanya.

Ia mengatakan dari jumlah penerima bantuan memang termasuk sedikit jika dibandingkan dengan jumlah KK yang mencapai ratusan.

Ia meminta warga yang belum mendapat bantuan tahap pertama agar bersabar, sebab bantuan tahap ke-dua akan segera didistribusikan oleh pemko Medan.

"Memang yang menerima itu yang tidak mampu, yang menerima bantuan dari tempat kami hanya 52 orang itu pun beras 5 kg dan yang mendapat itu warga yang tidak mampu. Itu informasi yang tidak benar, jumlah KK kurang lebih 500-an," katanya

(cr21/tri bun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved