Agar Pemberi Utang Merasa Iba, Erdina Boru Sihombing Potong 4 Jarinya dan Bikin Cerita Jambret Sadis

Cerita viral di media sosial (medsos) tentang jambret sadis tebas jari korban di Kota Medan, ternyata cuma pepesan kosong.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin (kiri) menginterogasi pelaku kasus cerita jambret rekayasa dengan tersangka Erdina Boru Sihombing saat gelar kasus di Mapolda Sumut, Medan, Jumat (15/5/2020). Polda Sumut berhasil mengungkap cerita jambret sadis tebas jari yang ternyata rekayasa tersangka Erdina Boru Sihombing. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Cerita viral di media sosial (medsos) tentang jambret sadis tebas jari korban di Kota Medan, ternyata cuma pepesan kosong.

Penjambretan itu dikarang oleh Erdina Boru Sihombing (54) warga Jalan AR Hakim Gang Rahayu II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

Untuk memuluskan sandiwaranya, Erdina sampai memotong empat jari kirinya hingga putus, dengan menggunakan parang pendek.

Jari-jari itu kemudian dimasukkan ke dalam plastik dan dibuang ke parit.

Motif Erdina tak lain adalah ekonomi. Ia berupaya lolos dari jeratan utang dan mendapatkan asuransi.

Dengan status sebagai korban jambret sadis, dan empat jari putus, Erdina berharap para pemberi utang merasa iba. Kemudian, dia bisa mendapatkan asuransi.

"Tersangka ini terlilit utang. Ia menebas jarinya agar mendapat asuransi dan para pemberi utang merasa iba," kata Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin dalam pengungkapan kasus di Mapolda Sumut, Jumat (15/5/2020).

"Jadi motif Erdina Boru Sihombing ini karena ekonomi, mau mengklaim asuransi. Sehingga dengan percaya diri nekat melakukan aksi ini,” imbuhnya.

TERUNGKAP Jefri Pratama Akui Sering Berhubungan Intim dengan Zuraida Hanum, Bahkan di Mobil

Dikatakan Kapolda, bahwa Erdina memotong jarinya dengan menggunakan pisau yang biasa dipakai untuk potong daging.

“Melakukan pemotongan jarinya sendiri untuk meyakinkan penyidik, bahwa benar-benar terjadi perampokan atau pencurian dengan kekerasan," ucap Martuani.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved