Anis Nabar Saingan Terberat Hamdi Sula Dapatkan Posisi Winger Utama

Gelandang Sayap PSMS Medan, Hamdi Sula harus menjalani persaingan yang ketat di posisinya.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Hamdi Sula (kiri) berusaha melewati kawalan pemain Bansar FC pada pertandingan uji coba di Stadion Teladan, Medan, Sabtu (8/2/2020). PSMS Medan berhasil menang melawan Bansar FC dengan Skor 4-0. 

TRIBUN-MEDAN.com - Gelandang Sayap PSMS Medan, Hamdi Sula harus menjalani persaingan yang ketat di posisinya. Sebagai pemain muda, ia sadar tidak mudah mendapat tempat utama di tim Ayam Kinantan julukan PSMS.

Pada sektor sayap, PSMS memiliki pemain sayap sebanyak empat orang. Saingannya ada Fiwi Dwipan, Eki Fauzi, dan Yohanis Nabar. Bahkan Azka Fauzi juga bakal menjadi saingannya lantaran kerap dipasang sebagai winger juga.

"Ya, persaingan di wing ini cukup ketat. Karena saingannya senior samua, terus punya jam terbang yang lebih tinggi di bandingkan aku yang junior," kata Hamdi kepada Tribun Medan saat dihubungi, Jumat (15/5/2020).

Namun pemain asal Ternate itu tak gentar bersaingan dengan pemain senior lainnya. Ia bertekad menunjukkan performa yang apik saat latihan maupun tanding. Suatu saat ia yakin bakal dapat kesempatan untuk menunjukkan tajinya.

Hamdi sempat diturunkan pada laga perdana Liga 2 menghadapi AA Tiga Naga, Maret lalu. Ia diturunkan di babak kedua menggantikan peran Fiwi Dwipan.

"Tapi aku pribadi enggak beban dengan itu. Intinya aku akan tunjukan yang terbaik di saat latihan maupun pertandingan. Soal jadi pemain inti atau turun di babak kedua itu urusan belakang. Yang penting kerja keras dulu," ungkapnya.

Dari keempat saingannya itu, Hamdi menilai Yohanis Nabar sebagai saingan terberatnya. Pasalnya, pemain bernomor punggung 79 itu menilai kualitas Nabar lebih baik dari dirinya.

"Semua sih bagus-bagus. Tapi yang berat Kak Anis Nabar. Karena dia punya speed yang bagus. Terus, staminanya bagus dan lebih berpengalaman dari saya," pungkasnya.

Sebelumnya bergabung dengan PSMS, Hamdi pernah memperkuat Persekat Tegal. Ia berhasil membawa Persekat promosi ke Liga 2. (lam)

Sabar Menunggu

Hamdi Sula tak mau ambil pusing kapan jadwal kompetisi kapan akan digulirkan lagi. Ia masih sabar menunggu keputusan dari PSSI terkait masih adanya wabah pandemi Covid-19 di Indonesia.

Ia mengaku fokus berlatih menjaga kebugaran sambil menjalankan ibadah puasa. Semangatnya tak kendur menjalani latihan mandiri.

"Kalau saya sebagai pemain, mau sampai kapan pun kompetisi bergulir, saya tetap latihan dan jaga kondisi. Fokus memperbaiki kekurangan yang ada. Jadi ketika kompetisi lanjut saya sudah siap," ujar Hamdi.

Kalau pun ada yang mengganjal, itu adalah persoalan semakin kecilnya pemasukan selama wabah.

"Mengenai gaji bakal di-stop, ya mau bagaimana lagi? Saya pasrah aja. Kalau tabungan, alhamdulillah walau sedikit tapi ada," ungkapnya. (lam)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved