Setelah Rekayasa Peristiwa Begal Terungkap, Rumah Erdina Boru Sihombing Tertutup Rapat

Erdina Boru Sihombing bekerja sebagai pedagang sayur dan sembako di Pasar Sukaramai setelah berbelanja di Pasar MMTC.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
RUMAH Erdina Sihombing tertutup rapat saat didatangi, Sabtu (16/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Rumah Erdina Boru Sihombing (54) warga Jalan AR Hakim, Kecamatan Medan Denai, yang mendadak viral belakang hari ini terkunci rapat-rapat.

Di depan rumahnya terlihat seekor anjing yang tertambat dan setumpuk kain yang berada di atas jemuran yang melintang dari dinding depan rumah ke dinding batas tetangga sebelah.

Tanda-tanda bahwa ada orang di dalam rumah.

Dari keterangan warga sekitar, Erdina Boru Sihombing bekerja sebagai pedagang sayur dan sembako di Pasar Sukaramai setelah berbelanja di Pasar MMTC.

Awalnya, Erdina Boru Sihombing dikabarkan telah menjadi korban begal, hingga kehilangan empat jarinya.

Kemudian petugas kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

DEMI ASURANSI Erdina Potong 4 Jarinya, Tetangga Tak Menyangka Tersangka Berani Lakukan Hal Gila Itu?

Dalam proses pemeriksaan tersebut ditemukan kejanggalan bahwa pelaku adalah korban sendiri.

Erdina Boru Sihombing melakukan pemotongan jarinya sendiri.

Saat mendengar bahwa kejadian nahas menimpa Erdina Sihombing, sejumlah warga sekitar merasa turut prihatin.

Mereka langsung mendatangi rumah Erdina setelah mendapatkan perawatan intensif dari rumah sakit.

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved