Dana Bansos Rp 600 Ribu Disunat, Polda Sumut: Ada Penyimpangan Akan Berhadapan dengan Hukum

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengimbau warga yang mengetahui adanya dugaan penyelewengan bansos segera melayangkan laporan ke polisi

TRI BUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah kini tengah gencar memberikan dana bantuan sosial (Bansos) untuk meringankan beban masyarakat di amsa pandemi Covid-19.

Namun, penyaluran bantuan pemerintah, di antaranya Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp 600 ribu, diwarnai penyelewengan di sejumlah daerah.

Seperti terjadi di Desa Buluduri, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, bansos Rp 600 ribu untuk warga kurang mampu itu, diduga disunat.

Terkait kejadian tersebut, Polres Dairi telah menetapkan satu tersangka dalam kasus pemotongan dana bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengimbau warga yang mengetahui adanya dugaan penyelewengan bansos segera melayangkan laporan kepada kepolisian.

"Nanti pasti kita akan tindak lanjuti. Seperti di Polres Dairi itu sedang dilidik oleh Polres," ujarnya, Minggu (17/5/2020).

Saat ditanya apakah ada tim khusus dalam penanganan dugaan penyimpangan bansos, Nainggolan menyebutkan ada tim di Satgas Pangan yang bertugas menangani hal tersebut.

"Kita memang ada tim di Satgas Pangan. Tapi bagaimana memantau semua link perangkat desa dan kecamatan? Makanya informasi dan laporan warga itu membantu petugas," katanya.

Agar kasus serupa tidak terulang kembali di beberapa daerah maupun desa di Sumatera Utara, pihaknya mengimbau agak penyaluran dana tersebut tepat sasaran.

"Harapan pemerintah termasuk Polri tentu semua bantuan dari pemerintah harus sampai kepada yang berhak. Tentu kalau ada penyimpangan akan berhadapan dengan hukum," tegasnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved