Hanya Dua Atlet yang Tinggal di YKWI karena PON Ditunda

Gedung Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) kini hanya dihuni dua orang atlet pasca-penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi Oktober 2021.

TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
PELATIH wushu sanda, Neri (kiri) saat memberikan arahan kepada atlet wushu sanda di Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) beberapa waktu lalau sebelum pandemi Corona. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Gedung Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) kini hanya dihuni dua orang atlet pasca-penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi Oktober 2021.

"Tinggal dua orang atlet perempuan yang masih tinggal di YKWI. Itu pun karena mereka masih kuliah online dan sekarang sedang ujian tengah semester (UTS)," kata pelatih Wushu sanda Neri Agus Manullang, Sabtu (16/5/2020).

Ia mengaku semenjak ada penundaan PON karena pandemi Corona, para atlet Wushu sanda harus latihan mandiri di rumah.

"Begitupun mereka tetap kita berikan program latihan agar mereka bisa memantapkan fisik dan pertahanan mereka," akunya.

Memang, akunya, latihan mandiri di rumah memang sangat tidak efisien.

Maka dari itu, akunya, sampai sekarang pihaknya memantau para atlet dari online dan mereka mengirim video latihan mereka.

"Itu yang harus dilakukan sampai pandemi Corona ini selesai," katanya.

Mengenai target saat PON Papua, Neri menyatakan tidak bicara target saat pandemi.

Karena, untuk latihan masing-masing kurang maksimal karena berlatih sendiri tanpa pelatih.

Maka dari itu, Neri berharap pandemi Corona ini segera berakhir dan aktivitas bisa kembali normal.

"Karena saya yakin, adik-adik atlet juga sudah sangat ingin untuk latihan bareng, apalagi sparing," katanya.

(akb/tri bun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved