Breaking News:

Ramadhan 2020

Ikuti Protokol Pandemi Covid-19, Masjid Jamik Silalas Buka Pembayaran Zakat Mulai Awal Ramadan

Masjid Jamik Silalas Sei Deli sudah menerima pembayaran zakat sejak satu minggu pertama Ramadan.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
MASJID Jamik Silalas Sei Deli, Jalan Sei Deli, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mengantisipasi lonjakan jumlah pembayar zakat di akhir Ramadan, Masjid Jamik Silalas Sei Deli sudah menerima pembayaran zakat sejak satu minggu pertama Ramadan.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengikuti protokol kesehatan selama masa pandemi yang dianjurkan oleh pemerintah.

"Biasanya kami buka satu minggu sebelum lebaran, tapi ini karena dampak pandemi jadi sudah dibuka sejak hari ke 8 Ramadan kemarin," ujar pengurus masjid Jamik Silalas, Muhammad Nasir, Minggu (17/5/2020)

Nasir mengatakan bahwa penerimaan zakat hingga hari ke 23 Ramadan sudah mencapai puluhan pembayar zakat. Jumlah ini berkurang jika dibandingkan dengan tahun lalu dikarenakan banyak dari para pembayar zakat yang sudah pergi ke luar kota.

"Biasanya para pekerja di perusahaan-perusahanan dekat sini selalu bayar ke sini, tapi karena pandemi ini mereka sudah pulang ke daerah masing-masing. Kalau untuk jumlah berkurang lah," ungkapnya.

Untuk pembayaran zakat di Masjid Jamik, diterangkan Nasir hanya menerima dalam bentuk beras. Pihak masjid juga menyediakan beras untuk ditukarkan dengan uang jika calon pembayar tidak sempat membeli beras untuk zakat.

"Kita enggak terima uang, jadi kalau ada yang enggak bawa beras, kita suruh tukarkan dulu dengan beras yang sudah kita sediakan di sini," katanya.

Diakui Nasir, beberapa kegiatan masjid Jamik yang biasa dilakukan sepanjang Ramadan juga banyak berkurang dikarenakan dampak pandemi ini. Seperti perayaan Nuzulul Quran yang ditiadakan dan pengajian yang dikurangi frekuensinya. Selain itu, terangnya, jumlah jamaah masjid juga menurun drastis.

"Tentu banyak yang berubah karena memang anjuran untuk mencegah virus ini kan agar beribadah di rumah," tuturnya.

Untuk salat Ied pada lebaran mendatang, Nasir mengatakan Masjid Jamik akan tetap melaksanakan Salat Ied dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk lebaran nanti di malamnya kita ada takbiran tapi tidak seperti tahun lalu yang ramai tahun ini mungkin seadanya diadakan. Untuk Salat Ied nanti rencana nya akan tetap diadakan," pungkasnya.

(cr14/tri bun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved