Warga Kecewa Pasar Murah di Medan

Pasar Murah KUMKM Tidak Sesuai Ekspetasi, Warga : Kami Beli Bukan Minta?

Ratusan warga tampak kecewa saat menghadiri Pasar Murah KUMKM yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumut dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Pasar Murah KUMKM Tidak Sesuai Ekspetasi, Warga : Kami Beli Bukan Minta?

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan warga tampak kecewa saat menghadiri Pasar Murah KUMKM yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumut dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut di Gedung Serbaguna Pancing, Jalan Williem Iskandar, No. 9 Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Minggu (17/5/2020).

Keadaan tidak kondusif tampak terlihat di tempat menunggu warga antrean.

Lantaran banyak warga yang protes bahwa penyediaan barang sembako oleh penyelenggara tidak sesuai dengan harapan.

Hal ini diungkapkan oleh seorang warga yang begitu kecewa lantaran ia telah menunggu dari pukul 9 pagi namun barang yang ia didapatkan hanya berupa 5 kg beras dan 2 kg gula senilai Rp 70 ribu.

"Yang dapat hanya beras dan gula. Ini pembohongan publik. Kalau tahu begitu ngapain kami datang kesini," katanya.

"Antreannya tolak-tolakan bahkan ada yang mau mati karena terpijak. Tidak usah buat pasar murah kalau begini keadaannya. Kami beli bukan minta. Ngapain buat pasar murah ada minyak, telur, nyatanya yang dapat hanya segini," ungkapnya.

Pasar Murah KUMKM yang baru berjalan pada hari pertama ini mulai dilaksanakan pada tanggal 17 - 21 Mei 2020 mulai pukul 10.00-18.00 WIB.

Pasar Murah KUMKM menawarkan harga murah subsidi bersubsidi berupa 10 Kg Beras seharga Rp. 85 ribu, 5 kg beras Rp 45 ribu, 1 kg gula Rp 12 ribu, 1 liter minyak goreng Rp 7 ribu dan telur 1 papan seharga Rp 25 ribu.

Banyak warga yang kecewa lantaran sudah menunggu dari pagi namun keadaan sangat tidak teratur.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved