Pembunuh Henri Dikabarkan Sudah Diringkus, Kapolrestabes Medan: Nanti Dirilis

Petugas kepolisian Polrestabes Medan dan Polsek Percuseituan telah menemui titik terang kasus dugaan pembunuhan di Jalan PWI/Kemenangan, Desa Sampali.

Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan
Jenazah Henri (28) sudah membusuk di bengkel mobil, Kawasan Lau Dendang, Kecamatan Percut Seituan, Kamis (15/5/2020) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Petugas kepolisian Polrestabes Medan dan Polsek Percuseituan telah menemui titik terang kasus dugaan pembunuhan di Jalan PWI/Kemenangan, Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tri bun-Medan.com pada Minggu (17/5/2020), pelaku pembunuhan dikabarkan telah diamankan.

Kabar ditangkapnya pelaku ini beredar di media sosial (medsos) sejak, Jumat (15/5/2020) kemarin.

Disebutkan bahwa pelaku merupakan orang yang kenal dengan korban.

Terkait kabar tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edizon Isir yang dikonfirmasi wartawan mengenai kabar ini belum menjelaskan secara rinci.

Namun ia mengindikasikan bahwa polisi memang sudah menemukan titik terang terkait pembunuhan disertai perampokan ini.

"Nanti dirilis," ujarnya singkat.

BLT Rp 600 Ribu Dipotong Jadi Rp 150 Ribu, Kades dan Perangkatnya Diperiksa Polresta Deliserdang

VIRAL Video Pasien Positif Covid-19, Nekat Peluk Warga di Tasikmalaya Agar Ikut Tertular

Seperti diberitakan sebelumnya, Henri (28) warga Jalan Pancasila Gang Datuk Al Rasyid Desa Batangkuis Kecamatan Batangkuis, Jumat (15/5/2020) pagi lalu, ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.

Henri ditemukan meninggal di belakang sebuah bengkel di Jalan PWI/Kemenangan Desa Sampali Kecamatan Percutseituan.

Setelah dilakukan pengecekan ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban.

Ia ditemukan dalam keadaan leher terikat mulut dan kaki terikat dan beberapa luka robek di kepala belakang.

Luka robek pada dahi kanan, luka sobek pada pelipis kiri, luka memar pada kaki sebelah kanan, dan luka memar pada punggung belakang.

Saat ditemukan jenazah korban dalam posisi miring di belakang rumah tepatnya di bengkel cat mobil dan sudah mulai membusuk.

Dari warga setempat, Poniran mengatakan bahwa korban sering menyambangi bengkel tersebut.

"Sering datang kemari. Ini bengkel cat body mobil. Kabarnya mobilnya (korban) kabarnya hilang juga," ujarnya beberapa waktu lalu.

Informasi lain yang sempat dihimpun, pemilik bengkel yang diketahui berinisial P, menurut keterangan warga juga tidak kelihatan sejak dua hari pascaditemukannya korban.

(mft/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved