BERITA FOTO Warga Antre Dengan Menerapkan Physical Distancing Saat Beli Sembako Murah di Medan

Pasar dengan takeline "Dapatkan Harga Murah Kualitas Medium Super dari Gubernur Sumatera Utara," ini dibuka dari pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.

TRIBUN MEDAN
Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).

Pemerintah Sumatera Utara mengelar pasar murah untuk memudahkan warga dalam mendapatkan kebutuhan menjelang Idul Fitri 1441 H dengan mengedepankan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN)

Pasar dengan takeline "Dapatkan Harga Murah Kualitas Medium Super dari Gubernur Sumatera Utara," ini dibuka dari pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Amatan Tri bun, pada pukul 11.32 puluhan orang telah mengantri di luar gedung.

Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN)

Seorang warga bernama Lina Ginting, warga Jalan Pardamean, Medan menyebutkan dirinya tak terima karena tak dapat membeli sembako

"1 kilo pun aku enggak pernah dapat. Tadi aku datang jam 7 tapi disuruh datang jam 10. Jam 10 aku datang tapi ini tadi jam 11 sudah tutup. Enggak terima saya ini," tegasnya berteriak di depan gerbang.

Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN)

Lina mengaku dirinya sudah datang sejak kemarin, Minggu (17/5/2020) namun juga tidak dapat.

"Rumah saya di depan GOR ini tapi sedikitpun saya tidak dapat. Sedih saya tidak tahu mau apalagi. Katanya besok disuruh datang lagi. Enggak percaya saya," teriaknya.

Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sejumlah warga mengatre dengan jarak sosial (physical distancing) saat pembelian sembako di pasar murah di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN)

Dalam gedung panita melalui pengeras suara menyebutkan bahwa sembako yang dibagikan sebanyak 300 paket seharga Rp 100 ribu.(sky/tribun-medan.com)

Penulis: Risky Cahyadi
Editor: Risky Cahyadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved