Di Masa Pandemi Covid-19, Peternak Ayam Rata-rata Rugi Dua Kali

Kenaikan harga daging ayam ini dipicu oleh minimnya stok daging ayam itu sendiri.

ILUSTRASI ternak ayam. 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Terjadi kenaikan harga daging ayam belakangan ini.

Di mana sempat turun di kisaran Rp15 ribu hingga 20 ribu per Kg.

Dalam tiga minggu terakhir harga daging ayam mengalami kenaikan yang signifikan.

Tim Pemantau Harga Bahan Pokok Gunawan Benyamin mengatakan saat ini harga ayam menyentuh Rp30 ribu per kg. Kenaikan harga daging ayam ini dipicu oleh minimnya stok daging ayam itu sendiri.

"Berdasarkan hasil temuan di lapangan, stok yang minim tersebut dipicu oleh buruknya harga daging ayam sebelumnya," kata Gunawan.

Ia menjelaskan sejak pandemi Corona berlangsung, bulan Maret ke April yang biasanya menjadi bulan dimana banyak acara pesta masyarakat, ternyata tidak sesuai dengan harapan.

Pandemi yang berlangsung memicu banyak acara kegiatan masyarakat ditunda.

"Ditambah lagi banyak usaha kuliner yang tutup. Alhasil konsumsi daging ayam mengalami penurunan yang sangat tajam. Awalnya peternak yang merugi di Bulan Maret mencoba untuk beternak lagi. Akan tetapi di bulan April konsumsi daging juga tidak mengalami kenaikan dan harga daging ayam turun di titik terendah dikisaran 13 ribu per Kg," ungkapnya.

Sala Bulek Khas Padang, Cemilan Pilihan Saat Berbuka Puasa di Medan

Gunawan mengatakan di saat petani mengalami kerugian, dan pandemi Corona belum tahu kapan akan berakhir.

Alhasil peternak memilih untuk menutup usahanya.

"Rata-rata peternak mengalami kerugian dua kali. Pada dasarnya ayam pedaging itu diternak selama 40 hari dan siap dipanen. Usia ternak ayam pedaging yang berkisar 40 hari tersebut awalnya disiasati dengan kembali beternak setelah mengalami kerugian," ucapnya.

Namun rugi tidak bisa dihindari, lanjutnya, petani mengalami kerugian kembali setelah panen. Selain itu banyak peternak mandiri yang terpaksa menutup usahanya.

Dan saat ini peternak yang masih bertahan adalah peternak yang umumnya menjalin kemitraan dengan perusahaan besar.

Alhasil stok ayam yang ada di pasar saat ini mayoritas dari perusahaan ternak ayam.

"Jika berkaca pada situasi yang pernah terjadi sebelumnya. Saya memperkirakan harga daging ayam nantinya dapat mencapai Rp33 ribu per kg menjelang lebaran. Dan disaat pemerintah kembali membuka aktifitas ekonomi masyarakat, disitu peternak akan kembali membuka usahanya, dan stok ayam bisa melimpah nantinya," katanya. (nat/tri bun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved