News Video

Rekaman CCTV Korban Pengeroyokan, 7 Bulan Sudah Berlalu Kasus Tak Kunjung Terungkap

Ia diduga menjadi korban penganiayaan secara bersama-sama di tempat hiburan malam yang berada di Jalan A Rivai, Medan Polonia, pada Sabtu (12/10/2019)

Rekaman CCTV Korban Pengeroyokan, 7 Bulan Sudah Berlalu Kasus Tak Kunjung Terungkap

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ferdy Amanda Jesan meminta pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus yang menimpa dirinya.

Ia diduga menjadi korban penganiayaan secara bersama-sama di tempat hiburan malam yang berada di Jalan A Rivai, Medan Polonia, pada Sabtu (12/10/2019) lalu.

Setelah dilaporkan ke Mapolrestabes Medan dengan bukti laporan polisi Lp : LP/2284/x/2019/ Polrestabes Medan tanggal 12 Oktober 2019, hingga kini pihaknya belum mendapat kepastian hukum.

Terhitung tujuh bulan sudah berlalu kasus pengeroyokan dan hingga kini belum terungkap.

Saat kejadian, korban Ferdy mengalami luka lebam di tubuhnya.

Kuasa hukum korban, meminta polisi menangkap pelaku pengeroyokan.

Salah satu kuasa hukum korban Bonifasius Pangaribuan, SH mengatakan, bahwa pada 12 Oktober 2019 lalu klien mereka sedang nongkrong bersama temannya.

Pada saat pulang teman dari klien mereka Aulia bersenggolan dengan seorang wanita yang sama sekali tidak saling mengenal.

"Tapi, tiba-tiba tanpa sebab yang jelas pelaku yang diketahui berinisial FA melakukan pemukulan secara membabi buta terhadap klien kami bersama-sama dengan pelaku lainnya sehingga korban mengalami luka di tubuhnya," kata Boni, Senin (18/5/2020).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved