RSI Segera Relokasi KJA ke Porsea dan Uluan, Diharapkan Tuntas Sebelum Natal

Kami sedang menunggu proses perizinan awal untuk dapat melangsungkan relokasi KJA secepatnya.

Tribun Medan/HO
Pihak Regal Springs Indonesia (RSI) saat menyerahkan bantuan alat untuk pencegahan Covid-19 berupa masker, sabun cair, dan alat pelindung diri, serta fillet ikan tilapia pada Pemkab Serdang Bedagai, Senin (13/4/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Regal Springs Indonesia (RSI) akan segera merelokasi operasi akuakultur berupa Keramba Jaring Apung (KJA) ke Kecamatan Uluan dan Porsea. Rencana ini diharapkan dapat diselesaikan sebelum Natal atau Desember 2020.

"RSI telah berdiskusi dengan jajaran pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat setempat serta telah melakukan studi kelayakan. Syukur, hingga saat ini semuanya berjalan dengan lancar. Kami sedang menunggu proses perizinan awal untuk dapat melangsungkan relokasi KJA secepatnya," demikian dikatakan External Affairs Senior Manager Regal Springs Indonesia, Kasan Mulyono dan konferensi pers yang diselenggarakan di Medan, Minggu (17/5/2020).

Ada Lagi Ikan Jenis Baru di Danau Toba, Nelayan Makin Resah

Dikatakannya, lokasi baru operasional KJA milik perusahaan direncanakan berada di kawasan Uluan, Porsea, dan Balige di Kabupaten Toba.

Perpindahan dilakukan perusahaan secara sukarela, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang akan mengembangkan Kota Parapat/Ajibata, di mana saat ini perusahaan beroperasi, menjadi kawasan pariwisata.

Lebih lanjut Kasan mengatakan, jajaran manajemen Regal Springs Indonesia sendiri telah berdiskusi dengan Bupati Toba, Darwin Siagian, dan jajarannya beberapa waktu lalu.

"Pemda Kabupaten Toba mendukung rencana relokasi kami ke tempat yang baru dengan harapan dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi Pemda, namun juga bagi masyarakat setempat. Selain itu Pemda juga meminta agar operasi perusahaan ramah lingkungan," ujarnya.

Kasan mengatakan, pihaknya sendiri telah melakukan komunikasi dengan masyarakat setempat, sesuai arahan dari Pemkab Toba.

"Sesuai arahan Pemkab Toba, kami sudah melakukan kajian terhadap lokasi baru perusahaan serta juga bertemu dengan masyarakat setempat. Hasil kajian awal kami, lokasi yang baru tersebut memenuhi persyaratan untuk budidaya akuakultur berkelanjutan," ujarnya.

Kasan Mulyono mengakui, dengan perpindahan lokasi operasional perusahaan tersebut, maka perusahaan juga harus mempersiapkan berbagai perizinan yang dibutuhkan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.

"Karena itu, kami berharap dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk relokasi ini," jelasnya.

Sementara Dian Octavia selaku Senior Community Manager Regal Springs Indonesia, mengatakan, sejalan rencana relokasi tersebut, Regal Springs Indonesia juga melakukan kajian pemetaan sosio ekonomi di Kecamatan Uluan dan Porsea, Kabupaten Toba.

"Kami berdiskusi dengan jajaran pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk memperoleh masukan terkait rencana relokasi ini. Kami juga melakukan pemetaan tentang apa saja yang dibutuhkan masyarakat setempat. Pada intinya, kami menginginkan bahwa kehadiran Regal Springs Indonesia di lokasi yang baru dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Termasuk juga untuk memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal," ujarnya.

Dian Octavia menegaskan, sesuai komitmen perusahaan dalam menerapkan Program Keberlanjutan Terpadu Kami Peduli, pihaknya ingin menjalankan operasional sesuai prinsip-prinsip bertanggungjawab dan ramah lingkungan.

Baik Dian mau pun Kasan mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk relokasi KJA RSI. Apalagi rencana ini dilakukan untuk mendukung pariwisata Danau Toba, terutama di kawasan Ajibata sekitarnya.

Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved