Bantuan Sembako Pemprov Sumut untuk Warga Terdampak Covid-19 Disunat

Setelah ditimbang, ia melihat banyak sekali sembako, seperti beras yang kurang 2 Kg dan gula kekurangan berat 2,5 ons.

Tribun Medan / Satia
Bantuan sembako Pemprov Sumut untuk warga terdampak Covid-19 yang dikurangi timbanganya, Selasa (19/5/2020) 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Bantuan sembako untuk masyarakat terdampak wabah virus Corona dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disunat oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Tindakan korupsi ini, diungkap anggota DPRD Sumut, Rony Situmorang yang menemukan kekurangan jumlah berat pada sembako yang disalurkan.

Ia meminta sembako yang hendak disalurkan ditimbang ulang, saat dia melakukan kunjugan kerja ke lokasi tempat penyimpanan sembako.

Ia meminta segera melakukan pengecekan kardus-kardus yang berisi sembako itu.

Setelah dibuka, ia meminta kepada jajaran menghitung satu persatu sembako yang akan disalurkan tersebut.

Setelah ditimbang, ia melihat banyak sekali sembako, seperti beras yang kurang 2 Kg dan gula kekurangan berat 2,5 ons.

"Kita sangat kecewa dengan Pemprov Sumut yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat tetapi kurang dari berat aslinya," kata dia, melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (19/5/2020).

Rony menjelaskan, untuk di Kabupaten Simalungun, ada 78.659 kuota bantuan sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Namun, saat meninjau lokasi penyaluran bantuan, ia melihat begitu banyak jumlah sembako yang kurang dari berat aslinya.

"Seperti beras saja itu mau kurang sampai 2 kg, dan gula sampai 2,5 ons," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Satia
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved