H-5 Jelang Lebaran, Tingkat Kunjungan ke Pasar Tradisional Mulai Meningkat

H-5 jelang Lebaran, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional mulai meningkat.

Tribun-Medan.com/Natalin Sinaga
Pedagang menjual pakaian, jilbab di Pasar Ikan Medan. H-5 jelang Lebaran, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional mulai meningkat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - H-5 jelang Lebaran, tingkat kunjungan masyarakat ke pasar tradisional mulai meningkat.

Namun, jika dibandingkan tahun lalu, omzet pedagang pakaian merosot hampir 80 persen.

Pemilik Toko Lupi Jilbab di Pasar Ikan Medan, Puput mengatakan tingkat antusias masyarakat yang mau berbelanja sudah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan awal Ramadan.

"Dari awal puasa sampai dua minggu puasa masih santai cuma biasa saja tapi seminggu belakangan ini melojak pesat dari para pembeli barang sudah mulai melonjak," ujar Puput, Selasa (19/5/2020).

Diakuinya, untuk tahun ini, permintaan paling banyak itu, berupa baju koko, perlengkapan salat, jilbab.

"Untuk baju gamis dan jilbab masih seimbang kalau baju gamis sekarang sudah sama kerudungannya jadi kebanyakan orang mencari yang simple ada kerudungan satu set jadi baju gamis masih seimbang," ujarnya.

Terkait harga, kata Puput, belum ada kenaikan barang. Harga barang tergantung pada kualitasnya masing-masing. Harga jilbab dan pakaian lainnya mulai dari Rp10 ribu hingga Rp 200 ribuan.

"Warna yang paling diminati itu warna netral, warna nude, coklat susu, coklat mocca dan warna lemon," katanya.

Ia pun memanfaatkan sosial media untuk membantu mempromosikan dagangannya. Ia berharap agar Covid-19 ini segera berlalu, sehingga ke depan semuanya bisa kembali berjalan normal.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved