Kampoeng Ramadhan UMKM, Bantu Event Organizer (EO) di Sumut yang Terdampak Covid-19.

IBE Medan berupaya terus agar acara Kampoeng Ramadhan berjalan lancar dengan mengikuti seluruh protokol kesehatan.

TRIBUN MEDAN/NATALIN
PERSONEL IBE Medan saat memeriksa para pengunjung Kampoeng Ramadhan UMKM. 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gelaran Kampoeng Ramadhan UMKM memasuki minggu terakhir.

Selain telah memberi manfaat bagi para pelaku usaha, ternyata kegiatan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini juga membantu dapur event organizer (EO) yang juga terdampak Covid-19.

Diantaranya, Indonesia Best Event (IBE Medan), EO yang mengatur jalannya kegiatan Kampoeng Ramadhan UMKM dari awal hingga memasuki hari akhir ini mengaku telah terbantu dengan adanya event ini.

Untuk itu, pihak IBE mengaku dari awal berkomitmen memberikan yang terbaik untuk acara ini meski dalam situasi pandemi.

"Corona mengganggu seluruh ekonomi masyarakat di Indonesia bahkan di dunia, kami EO juga ikut terdampak. Bersyukur masih ada rezeki dipercaya memegang event milik pemerintah ini dalam upaya pemulihan ekonomi. Tentunya, ini tanggungjawab besar bagi kami," ujar Muhammad Iqbal Utama mewakili IBE Medan, Selasa (19/5).

IBE Medan, lanjutnya berupaya terus agar acara berjalan lancar dengan mengikuti seluruh protokol kesehatan.

"Kami selalu komunikasi dengan penyelenggara hingga dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memastikan gelaran yang kami buat sudah pas. Masyarakat yang datang, juga pelaku usahanya bisa merasa aman dan nyaman," kata Iqbal.

Bantu Masyarakat Terdampak Corona, Pemain Persib Bandung Erwin Ramadhani Lelang Jersey PSMS Miliknya

Ide-ide yang diberikan, kata Iqbal akan terus dibenahi dan ditingkatkan bila gelaran sama akan kembali diadakan usai lebaran. "Kalau masih dalam situasi corona dan dibuat acara serupa kami siap membuat dengan ide-ide baru, atau dengan konsep baru yang ditawarkan dan sesuai dengan protokol kesehatan," ucapnya.

Di samping itu, pengunjung Kampoeng Ramadhan UMKM, Ika Wahyuni mengaku terkesan saat mencari takjil di area stand. Selain terkesan dengan ide membantu para UMKM untuk bangkit kembali.

ia juga terkesan dengan keseriusan panitia karena semua dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan .

"Saya sebagai pengendara sepeda motor mengaku merasa aman saat belanja di area Kampoeng Ramadhan UMKM, semua tersusun dengan rapi, dan di security check diukur suhu tubuh juga diberi masker gratis. Hanya saja, yang jualan kurang banyak, mungkin untuk masukan ke depannya bisa ditambah standnya sampai ke area dalam PRSU dan beberapa stand ada yang tutup," kata Ika.

Menurutnya, acara serupa diharap bisa terus berlanjut bila Corona belum berakhir.

"Semoga lebih banyak UMKM yang tertampung, karena gimana pun, produk lokal pasti jauh lebih murah dibanding belanja ke mall, sementara ke pasar tradisional karena ramai masih takut-takut," ucapnya. (nat/tri bun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved