Ketersediaan Pangan di Sumut Cukup hingga Tiga Bulan ke Depan

Ketersediaan beras di gudang Bulog sebanyak 36 ribu ton. Stok ini siap untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan stok di tengah masyarakat.

TRIBUN MEDAN/NATALIN
PLT Kadis Kominfo Sumut Irman yang didampingi Kepala Bulog Sumut Arwakhudin Widiarso dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Dahler saat diwawancarai terkait kondisi dan ketersediaan pangan di Sumut, Senin (18/5), di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut. 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ketersediaan pangan bahan pokok untuk mencukupi konsumsi masyarakat Sumatera Utara (Sumut) dipastikan cukup, bahkan hingga tiga bulan ke depan.

Untuk itu, masyarakat diminta tidak khawatir dan panik di tengah pandemi.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melalui Plt Kadis Kominfo Sumut Irman yang didampingi Kepala Bulog Sumut Arwakhudin Widiarso dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Dahler saat diwawancarai terkait kondisi dan ketersediaan pangan di Sumut, Senin (18/5), di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut.

"Ketersediaan bahan pokok kita khususnya beras di Sumut itu cukup. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Insya Allah pertanian kita masih berdaya dan kuat untuk penuhi konsumsi kita di tengah pandemi ini," ujar Irman yang juga merupakan Kepala Balitbang Sumut.

Pernyataan ini dibenarkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Dahler.

Seperti beras, kata Dahler, saat ini sudah ada persediaan hingga tiga bulan ke depan.

Gubernur Sumut: Strategi Antisipasi Krisis Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Dimana, per bulan konsumsi beras masyarakat Sumut mencapai lebih kurang 160 ribu ton.

"Yang kurang itu bawang merah. Kita baru bisa mencukupi 40 persen hingga 50 persen. Begitu pula, bawang putih. Namun demikian, di tengah pandemi ini, tidak ada kendala untuk memperoleh pasokan dari luar Sumut," jelasnya.

Kepala Bulog Divre Sumut Arwakhudin Widiarso menambahkan bahwa ketersediaan beras di gudang Bulog sebanyak 36 ribu ton. Stok di gudang bulog ini siap untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan stok di tengah masyarakat. Selain itu, ada pula stok gula pasir hampir 1.000 ton.

"Benar seperti kata Pak Irman dan Pak Dahler. Tidak perlu khawatir dengan stok bahan pangan pokok. Menurut hitung-hitungan, stok kita masih relatif aman," katanya. (nat/tri bun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved