Menguak Pembunuhan Henry Goh di Percut

Aksi Perampokan Sudah Direncanakan, Para Pelaku Pembunuhan di Bengkel Mobil Terancam Hukuman Mati

Aksi pembunuhan agen jual beli mobil Henri alias Go Ahen (28) di bengkel mobil Percutseituan, ternyata sudah direncanakan.

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Polrestabes Medan mengungkap kasus pembunuhan Henry Goh (28) sekaligus memperlihatkan pelakunya, Rabu (20/5/2020). Kasus pembunuhan ini terjadi di Desa Sampali, Percut Sei Tuan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi pembunuhan agen jual beli mobil Henri alias Go Ahen (28) di bengkel mobil Percutseituan, ternyata sudah direncanakan.

Dua tersangka tersebut kini terancam hukuman mati.

Hingga saat ini pelaku yang telah tertangkap bernama April Andi Harahap (AAH) berumur 20 tahun warga Jalan PWI Percutseituan.

Satu pelaku lainnya yang merupakan otak pembunuhan adalah Arman Pohan (33), pemilik bengkel yang masih DPO.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar mengatakan, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 4 atau Pasal 338 KUHP.

"Para pelaku terancam ancamn hukuman mati atau penjara seumur hidup," tegasnya saat konfrensi pers, Rabu (20/5/2020) di Mapolrestabes Medan.

Ia membeberkan dari hasil pemeriksaan tersangka April Andi Harahap diketahui aksi kejahatan ini sudah direncanakan sebelumnya.

"Jadi hasil pemeriksaan dari tersangka AAH ini, jadi sebelumnya abang iparnya tersangka AP ini sudah pernah merencanakan untuk mengambil mobilnya.

Hingga akhirnya mereka gelap mata dan membunuh korban," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved