Menguak Pembunuhan Henry Goh di Percut

Bunuh Agen Jual Beli Mobil di Bengkel, Tersangka April Harahap Ternyata Cuma Diberikan Rp 200 Ribu

April Andi Harahap (20), tersangka kasus pembunuhan agen jual beli mobil Henri alias Go Ahen (28), ternyata hanya diberikan upah Rp 200 ribu

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Polrestabes Medan mengungkap kasus pembunuhan Henry Goh (28) sekaligus memperlihatkan pelakunya, Rabu (20/5/2020). Kasus pembunuhan ini terjadi di Desa Sampali, Percut Sei Tuan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - April Andi Harahap (20), tersangka kasus pembunuhan agen jual beli mobil Henri alias Go Ahen (28), ternyata hanya diberikan upah Rp 200 ribu dari hasil penjualan mobil curian.

Uang itu diberikan oleh abang iparnya, setelah berhasil menjual mobil Xenia milik korban seharga Rp 59 juta

"Saya dikasih 200 ribu bang, cuma itu aja. Baru abang ipar saya itu lari, aku tinggal di rumah aja," kata April Harahap dengan wajah memelas pasca dirilis di Mapolrestabes Medan, Rabu (20/5/2020).

April membantah ikut memukuli korban. Ia mengaku dirinya bertugas untuk menjerat korban hingga tewas.

"Yang mukul bukan saya bang, abang ipar saya yang mukul pakai martil sama sekop. Saya hanya mencekik saja," tuturnya sambil digiring ke sel tahanan.

Kisah Pilu Mawar (14), Kenal Cowok di FB, Pertemuan Pertama Langsung Diperkosa di Gubuk Kebun Jagung

Seorang Wanita Mendadak Pingsan di Pasar Panguruan, Tak Ada yang Berani Menolong, Akhirnya Meninggal

Bunga (18) Menjerit Saat Melahirkan di Kamar Mandi, Ternyata Selama Ini Dirudapaksa Ayah Tiri

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar mengatakan, dalam kasus pembunuhan itu, penyidik sudah menetapkan dua tersangka.

Pelaku yang telah tertangkap adalah April Andi Harahap (AAH) berumur 20 tahun warga Jalan PWI Percut Sei Tuan.

Sementara satu pelaku lainnya yang merupakan otak pembunuhan, bernama Arman Pohan (33) masih DPO. Arman merupakan pemilik bengkel yang menjadi lokasi pembunuhan.

AKBP Ronny mengatakan, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 4 atau Pasal 338 KUHP.

Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved