Kantor Pos Medan Diserbu Warga Penerima BLT, Pencairan Bansos Rp 600 Ribu

Ratusan orang yang datang dari berbagai kecamatan di Kota Medan berkumpul dan berdesak-desakan untuk mengantre.

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Ratusan orang warga bak lautan manusia menyerbu kantor Pos Medan untuk mencairkan dana bansos Rp 600 Ribu, Rabu (20/5/2020) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kantor Pos Medan diserbu warga penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Jalan Pos No. 1, Kesawan, Medan Baru, Rabu (20/5/2020).

Seperti diketahui BLT senilai Rp 600 ribu untuk warga yang terdampak Covid-19 disalurkan lewat kantor pos.

Amatan Tribun, ratusan orang yang datang dari berbagai kecamatan di Kota Medan berkumpul dan berdesak-desakan untuk mengantre.

Terlihat para warga yang terdiri dari anak bayi hingga orang tua tidak lagi menghiraukan protokol kesehatan physical distancing.

Bahkan ada beberapa warga yang tidak mengenakan masker dan ikut berdesak-desakan menunggu nomor antrian.

Ratusan orang menunggu pencairan BLT Rp 600 ribu di Kantor Pos Medan di Jalan Pos No. 1, Kesawan, Medan Baru, Rabu (20/5/2020).
Ratusan orang menunggu pencairan BLT Rp 600 ribu di Kantor Pos Medan di Jalan Pos No. 1, Kesawan, Medan Baru, Rabu (20/5/2020). (TRI BUN MEDAN/Victory Arrival)

Bahkan orangtua renta dan menggunakan tongkat juga ikut mengantre.

Tidak ada terlihat petugas baik dari Satpol PP maupun dari kepolisian untuk mengamankan jalannya penyaluran BLT.

Bahkan petugas pos kewalahan untuk mengatur warga.

Seorang warga Ibu bernama Budimulia dari Sari Rejo, Medan Polonia mengaku dirinya tak kunjung mendapat nomor antrean.

"Saya dari jam 9 sudah disini, enggak ada jelas, panitianya enggak ada diarahkan. Ini aja kami belum dapat nomor antrean padahal dartadi nunggu panas-panasan," tuturnya.

Ia menyebutkan dirinya diperintahkan lurah dan kepling dari Sari Rejo untuk datang hari ini membawa KTP dan KK.

"Tadi saya disuruh sama kepling untuk ke Kantor Pos Medan aja, katanya dapat BLT. Nama saya ada di kelurahan terdata, tapi disini saking ramainya enggak dapat-dapat," cetusnya.

Saat ditanya apakah tidak takut terpapar dengan Covid19, Ibu Budi hanya pasrah saja.

"Ya mau gimana lagi, kalau enggak gini enggak dapat nomor antrean," pungkasnya.

(vic/tri bunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved