175 TKI Tiba di Sumut, GTPP Covid-19 Sumut Lakukan Pemeriksaan Komprehensif

sebanyak 175 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang pada hari Kamis (21/5/2020).

TRIBUN MEDAN/MAURITS
JURU Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mayor Kes dr Whiko Irwan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara Mayor Kes dr Whiko Irwan menyebutkan, sebanyak 175 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang pada hari Kamis (21/5/2020).

Para TKI yang sudah tiba tersebut dilakukan pemeriksaan lengkap oleh tim GTPP Sumut untuk memastikan mereka (TKI) tidak sakit.

"Sesuai informasi yang diterima GTPP Sumut, hari ini telah masuk sebanyak 175 orang tenaga kerja Indonesia ke Sumatera Utara melalui Banda Kualanamu. Kami melakukan pemeriksaan yang lengkap dan komprehensif pada semua warga kita yang kembali. Manakala didapati mereka sakit maka kewajiban pemerintah merawat mereka agar sembuh," ujarnya, Kamis (21/5/2020) sore.

Whiko menjelaskan, saat ini yang dihadapi memang bukan hanya penularan dari luar atau imported case.

Tetapi juga adanya peluang transmisi lokal atau penularan lokal dan perlu diwaspadai.

Apalagi akan banyak tenaga kerja Indonesia yang bakal pulang ke Sumatera Utara terkait adanya pandemi covid-19 di seluruh dunia.

"Apapun yang terjadi kita harus menerima karena mereka adalah saudara-saudara kita. Pemerintah secara ketat telah menetapkan protokol kesehatan yang tujuannya adalah mengamankan mereka jangan sampai pulang ke Sumatera Utara dalam kondisi yang sakit (covid)," terangnya.

Lebih lanjut kata Whiko, terkait adanya arus balik para tenaga kerja kita dari luar negeri, GTPP Sumut juga berkoordinasi dengan kabupaten/kota yang berada di pantai timur seperti Batubara, Tanjungbalai dan Asahan.

GTTP Sumut telah meminta agar kabupaten/kota tersebut mempersiapkan penananganan terutama untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.

"Inilah yang menjadi kerja keras kita. Bukan hanya melindungi saudara kita yang baru kembali dari luar negeri, tetapi juga melindung semua terutama saudara dekat mereka agar tidak tertular. Mekanisme inilah yang kita lakukan sampai saat ini, dan dan akan terus kita lakukan untuk setiap saudara kita yang datang melalui Bandara maupun pelabuhan laut," tegasnya.

Whiko berharap dengan setiap protokol kesehatan yang akan diterapkan GTPP Sumut, semua pihak dapat memahami.

Dia menegaskan bahwa terkait penerapan protokol kesehatan, bukan menghambat proses kepulangan tenaga kerja apalagi mempersulit, tetapi semata-mata agar pemerintah maksimal memberikan perlindungan kepada semua.

"Kami mohon pengertian pihak keluarga, memang inilah prosedur yang harus kita lakukan dalam rangka menjalankan protokol kesehatan untuk saudara-saudara kita yang baru pulang dari luar negeri," pungkasnya.

(Can/Tri bun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved