Breaking News:

Ramadhan 2020

Berbuka Puasa dengan Se'i Sapi Khas Kupang

Se’i artinya diasap dan disambelin, proses pengasapan daging memakan waktu 2 hingga 6 jam sebelum disajikan

Penulis: Natalin Sinaga | Editor: Juang Naibaho
HO
Konsumen menikmati se'i sapi atau daging sapi panggang khas Kupang, menu ini cocok untuk berbuka puasa. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kini se'i sapi atau daging sapi panggang khas Kupang semakin diminati.

Se'i merupakan daging asap khas Nusa Tenggara Timur, daging sapi yang diiris tipis.

Owner Warung Daging Asap (WDA), Muhammad Syarif mengatakan WDA adalah resto makanan halal yang menyediakan makanan olahan daging asap empuk tanpa tulang dari daging sapi, ayam dan lidah sapi.

Rasa asapnya yang kuat ditambah dengan berbagai jenis sambal asli daerah nusantara bikin rasanya sesuai dengan taglinenya “Aroma rasa nusantara.”

"Ya daging asap ini cocok dijadikan menu berbuka puasa. Se’i artinya diasap dan disambelin, proses pengasapan daging memakan waktu 2 hingga 6 jam sebelum disajikan," ujar Syarif, Kamis (21/5/2020).

Diakuinya, daging asap ini disajikan dengan beragam sambal, yakni lu’at khas Kupang, matah khas Sulawesi, Rica rica khas Bali, Lombok ijo khas Padang, Blackpaper dan Chilli Oil Gorontalo.

"Daging dipotong tipis tipis, lalu dihidangkan dengan kuah kaldu sapi, tumis daun singkong dan dipadukan dengan enam jenis sambal. Yang paling banyak dipesan itu sambal lu'at," ucapnya.

Rasa sambal lu'at, kata Syarif, memiliki rasa pedas dan segar sebab dipadukan dengan jeruk nipis.

Berlokasi di Jalan Dr. Mansyur, WDA menjadi pioneer, warung daging asap dengan menu sei sapi pertama di Medan. Harga menu makanan di tempat ini mulai dari Rp15 ribu per porsi.

"Harga daging asap ini pas di kantong dan rasanya nikmat. Banyak yang repeat order karena, dagingnya yang empuk dan lezat ditambah cita rasa smokenya," ujar Syarif.

Selain itu lanjutnya, saat ini selama masa pandemi pihaknya tidak ada dine in, hanya melayani take away order selain itu juga ada produk frozen bagi konsumen yang mau berkreasi dari daging olahan WDA atau mau menyetok daging asap di rumah.

Ia berharap masyarakat bisa merasakan se'i sapi dan se'i ayam dan menu-menu selanjutnya. Selain itu, WDA bisa segera buka cabang di seluruh nusantara.

"Semoga kita bisa membuka lapangan kerja sebesar besarnya dan menciptakan manfaat seluas luasnya," katanya.

(nat/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved