Breaking News:

Ramadhan 2020

Dua Tahun Jalani Ramadan di Finlandia, Andi Hendra Rindu Bubur Pedas Masjid Raya Medan

Selain perbedaan waktu yang cukup signifikan, Andi juga turut merasakan suasana Lebaran yang jauh berbeda dari Indonesia.

TRIBUN MEDAN/HO
DOKUMENTASI Andi saat berada di Finlandia sebelum pandemi Covid-19 melanda. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Momen lebaran tinggal menghitung hari. Pada momen ini, Indonesia erat dengan tradisi mudik pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga untuk silaturahmi dan tradisi bermaaf-maafan.

Namun, momen lebaran jauh dari Tanah Air harus kembali dirasakan oleh Andi Hendra Paluseri, mahasiswa asal Medan yang kini sedang menempuh program MBA di Aalto University, Finlandia.

Tahun ini menjadi tahun kedua Andi jalani Ramadan jauh dari tanah air sejak kedatangannya di Januari 2019.

Ia mengungkapkan banyak tradisi yang ia lewatkan saat ia jalani Ramadan di Negeri Seribu Danau tersebut.

"Perbedaannya ini berada di durasi puasa. Kalau di Indonesia puasanya sekitar 13 jam namun disini durasi puasanya sekitar 19-20 jam. Hal ini karena di bulan Mei-Juni terjadi musim semi kemudian musim panas, yang membuat matahari terbit lebih pagi dan terbenam sangat larut malam," ungkap Andi melalui WhatsApp, Kamis (21/5/2020).

Selain perbedaan waktu yang cukup signifikan, Andi juga turut merasakan suasana Lebaran yang jauh berbeda dari Indonesia.

"Kalau di Indonesia yang mayoritas muslim, suasana Ramadan kental banget seperti bangunin sahur, tilawah bareng dan lain-lain. Hal tersebut, tentu tidak kita temukan di Finlandia. Jadi yang dilakukan yah memperbanyak ibadah mandiri dan tontonan islami dari Indonesia," tuturnya.

Dua tahun jalani Ramadan di Finlandia, Andi mengungkapkan bahwa ia begitu merindukan momen buka bersama alumni tiap tahun dan makan bubur pedas di Masjid Raya Al-Mashun.

"Yang paling dirindukan itu ketika Ramadan berbuka dengan menu makanan bubur pedas Masjid Raya Medan. Susah sekali untuk mendapatkan makanan tersebut bahkan di luar kota Medan sekalipun. Selain itu yang dirindukan pastinya acara buka bersama. Biasanya kalau di Medan, saya ada acara berbuka dengan teman-teman alumni SMP Negeri 18 Medan atau SMA Negeri 4 Medan," ungkapnya.

Selain bubur pedas, makanan yang tidak boleh dilewatkan oleh Andi yaitu bakwan.

Halaman
1234
Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved