Breaking News:

Kapolres Dairi Santuni Keluarga Miskin dengan Empat Anak Disabilitas

Pasangan Ual Sagala dan Nurlina Sitorus, sebagaimana diberitakan Tri bun Medan, adalah keluarga miskin dan memiliki empat anak disabilitas.

TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
KAPOLRES Dairi, AKBP Leonardo Simatupang menjenguk anak-anak pasangan Ual Sagala-Nurlina Sitorus, keluarga miskin di Dusun Hutabuntul, Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, baru-baru ini. 

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Kapolres Dairi, AKBP Leonardo Simatupang menyambangi rumah keluarga Ual Sagala-Nurlina Sitorus di Dusun Hutabuntul, Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, baru-baru ini.

Ia datang untuk membagi paket sembako kepada anak-anak Ual-Nurlina.

Pasangan Ual Sagala dan Nurlina Sitorus, sebagaimana diberitakan Tri bun Medan beberapa waktu lalu, adalah keluarga miskin dan memiliki empat anak disabilitas.

Sebelum disorot media, keluarga Ual tak terpapar program bantuan-bantuan pemerintah pusat, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), ataupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

"Ini ada sedikit bingkisan dari kami keluarga besar Polres Dairi dan ikatan alumni Akpol 99/Endra Dharmalaksana. Mohon jangan dilihat nilainya, karena besarnya tidak seberapa," ucap Leo di sela-sela berbincang dengan Ual dan Nurlina.

Leo berpesan kepada Ual dan Nurlina untuk patuh mengikuti anjuran pemerintah soal social and physical distancing, senantiasa memakai masker saat keluar rumah, serta berperilaku hidup bersih dan sehat, untuk mencegah tertularnya virus Corona.

"Terima kasih Pak Kapolres. Memang betul, semenjak musim Corona ini, terasa makin sulit, pak. Penghasilan suami saya berkurang. Sementara, hidup terus berjalan dan kebutuhan-kebutuhan harus dibeli," ujar Nurlina sambil sesengukan.

Leo, yang hari itu didampingi sejumlah perwira Polres Dairi, pun menyemangati Ual dan Nurlina, seraya berpesan untuk berhemat, jaga kesehatan, dan tidak bepergian ke luar Dairi.

BLT Dana Desa Rp 600 Ribu Cair, Warga Desa Bintang Jadi yang Pertama Dapat di Dairi

Diberitakan Tri bun Medan sebelumnya, rumah sederhana di Dusun IV Hutabuntul, Desa Lae Hole, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi menjadi tempat tinggal keluarga pasangan Ual Sagala (50) dan Nurlina boru Sitorus (44).

Berdinding papan, berlantai semen, semua serba pas-pasan. Sedikit beruntung, karena rumah ini sudah teraliri listrik PLN.

Pasangan ini dikaruniai lima orang anak. Empat laki-laki, satu perempuan. Namun, semua anak laki-laki mengalami disabilitas.

Empat anak laki-laki mereka, masing-masing bernama Sehat Mora Andreas Sagala (21), Maju Yusuf Masro Sagala (18), Yogi Samuel Sagala (16) dan Narta Wijaya Sagala (7), menderita penyakit aneh yang membuat tubuh menjadi lumpuh layu sekaligus keterbelakangan mental.

Jadinya, seluruh anak laki-laki Ual-Nurlina bergantung kepada orang lain sehari-hari. Untuk urusan makan dan buang air saja, harus dibantu.

Mirisnya, dalam kondisi yang miskin itu, keluarga pasangan Ual dan Nurlina tak terdata sebagai penerima aneka bantuan pemerintah.

"Semoga keluarga Bapak Ual Sagala dan Ibu Nurlina Sitorus mampu melewati masa-masa pandemi Covid-19 ini," ujar Leo. (cr16/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved