PSMS Bakal Selektif Rekrut Pemain Setelah Terbongkarnya Kasus Narkoba Eks Kiper Choirun Nasirin

Manajemen PSMS Medan bakal lebih berhati-hati merekrut pemain baru mulai tahun depan.

TRIBUN MEDAN/ILHAM
MANAJER PSMS, Mulyadi Simatupang (kanan) bersama Sekum PSMS, Julius Raja. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajemen PSMS Medan bakal lebih berhati-hati merekrut pemain baru mulai tahun depan.

Sebab, berkaca dari kasus mantan kiper PSMS, Choirun Nasirin yang terjerat peredaran narkoba.

Kasus itu menjadikan pembelajaran buat memilih pemain lebih selektif lagi.

"Ke depan kami mengambil pemain harus benar-benar melihat track record dari pemain itu. Jadi, bukan keterampilan bermain bolanya saja. Selain itu buat pemain jauhi narkoba lah," kata Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, Kamis (21/5/2020).

"Kami juga mungkin akan ada tes doping atau tes narkoba juga nanti jika diperlukan. Intinya jangan sampai ada korban lagi lah," tambahnya.

Kiper PS Hizbul Wathan di Liga 2 musim ini tertangkap pihak kepolisian dalam kasus peredaran barang haram tersebut di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia tertangkap bersama tiga orang lainnya, di mana kabarnya salah satu diantara tersangka lainnya mantan pemain sepak bola profesional.

Sejatinya Mulyadi juga mengaku terkejut dan tak menyangka bahwa penjaga gawang mereka musim lalu, Choirun Nasirin, terjerat kasus narkoba.

"Tentunya sangat disayangkan yah kenapa bisa begitu. Karena bersama kita dulu, dia gak ada hal yang aneh," ucapnya.

Kiper Persegres Gresik United M Choirun Nasirin (Mantan Kiper PSMS Medan)
Kiper Persegres Gresik United M Choirun Nasirin (Mantan Kiper PSMS Medan) (surya.co.id)

Pria yang juga menjabat sebagai penanggungjawab klub PSMS itu sedikit mengenang sebuah insiden aneh saat Nasirin menjadi kiper PSMS saat main di kandang Perserang Serang di pekan ke-15 Liga 2 2019, September tahun lalu.

Sebab, secara tiba-tiba eks kiper Persegres Gresik ini tiba-tiba tumbang di awal-awal babak pertama tak lama PSMS unggul lebih dulu atas tim tuan rumah.

Nasirin langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Saat itu, ia mengaku mengalami hal mistis.

"Dalam pertandingan itu, dia pernah jatuh tiba-tiba saat kita lawan Perserang lalu. Ya kita anggap hal yang wajar saja. Karena menang tidak ada gelagat-gelagat yang mencurigakan saat itu," kenang Mulyadi.

"Di putaran kedua (Liga 2) tahun lalu, dia lebih banyak sebagai pemain cadangan. Karena saat itu, Alfonsius Kelvan yang kiper utama," pungkasnya.

(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved