NASIB 3 Pemulung, Setelah Viral Video Dipukuli Warga di Pancurbatu, Dituduh Mencuri

Pelaku dan korban yakni, pelaku yang bernama Felix Siregar bertanggungjawab terhadap pengobatan ketiga korban

Tri bun Medan
Kolase foto pemulung dihajar warga di Pancurbatu yang viral di media sosial, Rabu (20/5/2020) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN-Viral aksi pria yang diduga melakukan pemukulan terhadap tiga pemulung yang membawa goni.

Aksi pemukulan tersebut direkam melalui smartphone warga dan viral di media sosial hingga menuai berbagai komentar.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, dugaan pemukulan terhadap pemulung terjadi di Pajak Rengit, Dusun I, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (20/5/2020).

Adapun identitas para korban yang berhasil dihimpun yakni, Raja Sinaga (15) warga Jalan Mesjid KM 10,5 Purwodadi.

Rindu Sihotang (17) warga Mesjid Dusun V, Purwodadi Kelurahan Sunggal dan Samuel Hareva (14) warga Jalan Mesjid Mesjid Dusun V Purwodadi.

Terkait kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu Iptu Suhaily Hasibuan membenarkan kejadian tersebut.

Kejadian pada Rabu (20/5/2020) di mana telah terjadi penganiayaan terhadap tiga orang anak pemulung yang terjadi Pajak Rengit Dusun I Desa Tuntungan I Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang.

"Usai kejadian, pada Kamis (21/5/2020) personel unit Reskrim Polsek Pancur Batu melakukan cek TKP dan penyelidikan terkait adanya kasus tersebut. Adanya penganiayaan terhadap tiga orang anak pemulung yang viral di media sosial dan setelah dilakukan penyelidikan di sekitaran TKP serta mencari saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut," ujarnya, Jumat (22/5/2020).

Lanjut Suhaily, Personel Unit Reskrim Polsek Pancurbatu dapat mengetahui pelaku kasus penganiayaan tersebut dan melakukan interogasi.

"Pelaku mengakui perbuatannya dan oleh Personel Unit Reskrim mempertemukan korban dengan pelaku serta melakukan mediasi. Terhadap korban dan pelaku kemudian sepakat untuk berdamai dengan kesepakatan bertanggungjawab untuk mengobati ketiganya," ungkapnya.

Adapun perjanjian antara pelaku dan korban yakni, pelaku yang bernama Felix Siregar bertanggungjawab terhadap pengobatan ketiga korban sampai sembuh.

Apabila dikemudian hari masih ada keluhan akibat kejadian tersebut akan tetap ditangani hingga tuntas.

Pihak korban tidak akan melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.

(mft/tri bun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved