Polisi Bikin Merangkak Dua Spesialis Curanmor, Kedua Kaki Dihadiahi Timah Panas

Dua spesialis curanmor antar kabupaten/kota akhirnya dibekuk anggota Sat Reskrim Polres Asahan. Pelaku terpaksa ditembak

Tribun Medan
DIPERBAN-Petot dan Muli, dua tersangka spesialis pencurian motor kedua kakinya diperban karena ditembak petugas, Senin (18/5) lalu. Keduanya terpaksa merangkak lantaran tidak bisa berjalan normal.(HO) 

KISARAN,TRIBUN-Dua pelaku spesialis pencuri sepeda motor yang telah puluhan kali beraksi akhirnya ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Asahan.

Adapun keduanya yakni Sandra Hari alias Sandra alias Petot (35) warga Jalan Kurma, Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur,

dan Muliyadi alias Muli (35) warga Dusun IX, Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat, Asahan.

Karena berusaha kabur saat dibawa pengembangan, kedua tersangka terpaksa ditembak petugas pada kedua kakinya.

Tunggu Pembeli Motor Curian di Penginapan, Residivis Curanmor Dilumpuhkan Polisi

"Penangkapan kedua tersangka ini berawal dari aksi pencurian motor di halaman masjid kawasan Sidomukti Kisaran pada Senin (18/5/2020) lalu.

Saat itu, tersangka Petot ini hendak membawa kabur motor Honda Supra X 125 milik jemaah masjid," kata Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Adrian Risky Lubis, Kamis (21/5/2020).

Sialnya, begitu Petot hendak membawa kabur motor curian tersebut, aksinya digagalkan oleh personel Polsek Kota Kisaran yang kebetulan berada di lokasi.

Selanjutnya, tersangka Petot diinterogasi oleh anggota Jatanras Polres Asahan, yang sebelumnya berkoordinasi dengan personel Polsek Kota Kisaran.

Dari pengakuan Petot, dia beraksi bersama tersangka Muli.

Congkel Motor Pakai Gunting, Warga Balata Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Asrama Polisi

Menurut Petot, tersangka Muli berperan sebagai pemantau.

Halaman
123
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved