Respons Fadli Zon Tentang Kabar M Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,5 M Ditangkap Polisi

Informasi yang beredar menyebutkan M Nuh ternyata bukanlah seorang pengusaha seperti yang disebutkan.

Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Sepeda motor listrik merk Gesits milik Jokowi dilelang dalam konser amal. 

TRI BUN-MEDAN.com - Kabar penangkapan M Nuh pemenang lelang sepeda motor bertanda tangan presiden Republik Indonesia Joko Widodo viral di media sosial.

Kabar tersebut pun ditanggapi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Fadli Zon pun memberikan pembelaan atas penangkapan M Nuh oleh pihak Kepolisian.

Pembelaan tersebut diungkapkan Fadli Zon lewat akun twitternya @FadliZon; pada Jumat (22/5/2020) dini hari.

Dalam postingannya, Fadli Zon berpendapat penangkapan M Nuh karena kesalahpahaman semata.

Dirinya meyakini M Nuh yang diketahui merupakan warga Kampung Manggis, Kota Jambi itu salah mengira soal harga lelang sepeda motor milik Jokowi- sapaan Joko Widodo; tersebut.

M Nuh menurutnya mengira harga sepeda motor listrik bertandatangan Jokowi itu hanya sebesar Rp 2,55 juta.

Bukan seharga Rp 2,55 miliar seperti dalam lelang yang digelar secara online tersebut.

"Mungkin Muh Nuh dr Jambi salah dengar, dikira harga motor Rp. 2,55 juta bukan milyar," tulis Fadli Zon.

Fadli Zon pun berpendapat tidak ada sepeda motor jenis tersebut yang seharga Rp 2,55 miliar.

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved