Kronologi 109 Tenaga Medis Dipecat Bupati Ogan Ilir selepas Mogok Kerja 5 Hari, Ini Statemen Bupati

Sebanyak 109 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir, Sumatera Selatan mendapat pemecatan dari Bupati

(AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG)
Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam. (AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG) 

Bahkan Ilyas mengibaratkan sikap yang ditunjukkan oleh mereka adalah sebagai desersi. Sebutan disersi merupakan istilah yang dipakai dalam dunia militer yang berarti meninggalkan dinas ketentaraan.

TRI BUN-MEDAN.com - Sebanyak 109 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir, Sumatera Selatan mendapat pemecatan dari Bupati setempat, Ilyas Panji Alam.

Dilansir TribunWow.com dalam tayangan KompasTV, Jumat (22/5/2020), pemecatan tersebut dilakukan setelah 109 tenaga medis melakukan aksi mogok kerja selama 5 hari.

Tuntutan tersebut berupa uang lelah atau isentif, rumah singgah, dan penyediaan alat pelindung diri (APD).

Namun menurut Bupati Ilyas, tuntutan yang disuarakan oleh mereka sudah dipenuhi dan memang sudah disediakan.

Oleh karena itu, Ilyas menyebut bahwa apa yang dilakukan oleh para tenaga medis tersebut mengada-ada.

Bahkan Ilyas mengibaratkan sikap yang ditunjukkan oleh mereka adalah sebagai desersi.

Sebutan disersi merupakan istilah yang dipakai dalam dunia militer yang berarti meninggalkan dinas ketentaraan.

Dirinya lantas menyindir bahwa bahwa mereka juga belum bekerja dalam menangani pasien Virus Corona.

"Kalau dalam militer, itu desersi," ujar Ilyas.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved