Breaking News:

2 Tahun Rayakan Lebaran di Amerika, Fadlan Sinaga Tetap Sajikan Lontong Sate Godok Medan

Tradisi ini yang begitu dirindukan oleh Fadlan Sinaga, warga Medan yang saat ini bekerja sebagai Geomechanical Engineer di Freeport-McMoRan, Arizona,

HO
Fadlan Sinaga, warga Medan di Amerika Serikat 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lebaran identik dengan tradisi mudik, panganan khas lebaran, dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang selalu disambut gembira oleh umat muslim baik di dunia terkhusus Indonesia.

Tradisi ini yang begitu dirindukan oleh Fadlan Sinaga, warga Medan yang saat ini bekerja sebagai Geomechanical Engineer di Freeport-McMoRan, Arizona, Amerika Serikat sejak Januari 2019.

Sejak dua tahun terakhir, Fadlan menjalani momen lebaran bersama istri dan anaknya jauh dari tanah air.

Fadlan menuturkan bahwa momen lebaran menjadi hal paling ia rindukan ialah berkumpul bersama keluarga.

"Momen yang paling dirindukan berkumpul dengan keluarga, menyantap lontong Medan setelah sholat Ied, menikmati kue-kue lebaran. Ditambah opung dan uccinya di Medan sangat rindu dengan cucunya, karena cucunya saat umur 3 bulan harus ikut orang tuanya merantau, dan ingin sekali melihat langsung anak saya yang kedua yang baru lahir Januari lalu," ungkap Fadlan kepada Tribun Medan melalui WhatsApp, Minggu (24/5/2020).

Walau jauh dari Tanah Air, Fadlan mengatakan bahwa tradisi makanan Indonesia khususnya Medan tetap mereka bawa ke negara Paman Sam tersebut.

"Saya Rayakan Idul Fitri bersama keluarga inti. Lebaran kali ini istri mau masak lontong sate godok. Sebenarnya sama kaya lontong sate kacang, cuman dagingnya dicampur langsung ke saus kacangnya, makanya namanya digodok," terangnya.

Tambahnya, Fadlan menuturkan bahwa tidak sulit untuk mencari bahan-bahan makanan Indonesia karena di Amerika tersedia supermarket Asia.

"Dapatkan bahannya disini ada asian market, jadi cukup gampang untuk mencari bahan-bahan makanan Indonesia. Nah lontongnya tinggal beli lontong kemasan, belinya di asian market tadi," jelas Fadlan.

Berbeda dengan di Indonesia yang serentak melaksanakan salat Ied, Fadlan menuturkan bahwa di Amerika bisa melaksanakan salat Ied hingga dua sesi.

Halaman
123
Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved