Meski Terdampak Pandemi Covid-19, Karyawan Tol Balmera Amplas Medan Tidak Sampai Dirumahkan

Rudy menyebut kondisi tersebut tidak sampai membuat para karyawan dirumahkan atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Situasi jalan tol Balmera Amplas Medan pada Senin (25/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pandemi Covid-19 berpengaruh besar terhadap berbagai sektor, secara khusus ekonomi.

Hal ini juga dirasakan oleh penyedia jasa layanan dari pihak Tol Balmera Amplas Medan.

General Manager (GM) Tol Balmera Amplas Medan Rudy Pardede mengutarakan bahwa terhadi penurunan signifkan jumlah kendaraan yang melintas di tol tersebut, secara khusus pada masa lebaran kali ini.

Hal itu tentunya memengaruhi finansial penyedia jasa jalan tol.

Meski begitu, Rudy menyebut kondisi tersebut tidak sampai membuat para karyawan dirumahkan atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Sejauh ini, tidak ada. Kami masih tetap memanfaatkan karyawan yang ada dengan baik dan kami juga fasilitas menjaga kesehatan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (25/5/2020).

Bukan hanya menjaga kesinambungan hidup para karyawan, pihak Tol Balmera juga menyediakan beragam vitamin agar para karyawan tetap fit saat melakukan perjalanan.

"Di setiap kantor yang kami sajikan juga atau siapkan untuk cuci tangan, kami juga memberikan vitamin C, vitamin untuk meningkatkan antibodi," lanjutnya.

"Lalu, alat pekerjaan juga kami bersihkan secara berkala dengan cairan disinfektan," sambungnya.

Secara khusus pada masa libur Lebaran, karyawan Tol Balmera tetap bertugas seperti biasanya.

"Pada masa pandemi Covid-19 ini, kita tetap jalankan pelayanan lalu lintas, transaksi, dan konstruksi," ujarnya.

Dalam penuturannya, dia juga mengutarakan terkait perluasan ruas jalan di Jalan Tol Balmera.

"Pelebaran Amplas ya, jadi sebenarnya ini sudah direncanakan tahun lalu, mengungat untuk meningkatkan layanan kami pada masyarakat. Trafik di sini tahun lalu cukup tinggi,"

"Kemacetan itu bisa sampai ke jalur, maka kami mengadakan pelebaran ini, namun sejak Februari, ada Covid-19, terjadi penurun traffic sehingga untuk saat ini belum dimanfaatkan. Tapi kami berharap hal itu akan digunakan setelah Covid-19 ini bisa teratasi," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved