Breaking News:

Misteri Pembunuhan Gadis Remaja RO (16) Siswi SMA yang Dilakukan Keluarganya Sendiri, Karena Ritual?

Muncul dugaan, gadis remaja RO (16) tewas di tangan DA (50) ayah kandungnya sendiri karena keluarganya melakukan ritual ilmu hitam.

Editor: Abdi Tumanggor
kolase tribunnews/TribunTimur/Polres Bantaeng
Suasana satu keluarga di Pattaneteang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan yang tega menghabisi salah satu anggota keluarga mereka didatangi polisi. 

R membawa senjata tajam dan menyandera Enal (34) warga pertama yang melitas.

Enal mengalami luka pada bagian kepala.

Atas kejadian ini, Polsek Tompubulu turun pada pukul 11.30 Wita.

Pihak polisi melakukan negosiasi pada satu keluarga yang menyandera warga tersebut.

Proses negosiasi tak berjalan mulus.

Polres Bantaeng Masih Dalami Motif Pembunuhan Anak Kandung di Desa Pattaneteang
Polres Bantaeng Masih Dalami Motif Pembunuhan Anak Kandung di Desa Pattaneteang (Istimewa)

Pihak keluarga Darwis memilih bertahan di rumah.

Pukul 16.00 Wita, Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri bersama Dandim, turun langsung ke TKP.

Hampir satu jam Kapolres Bantaeng membujuk pun tak membuahkan hasil.

Akhirnya AKBP Wawan memberi komando untuk penangkapan paksa.

Pukul 17.30 Wita personel Polsek Tompobulu yang dibantu oleh personil Reskrim Polres Bantaeng mengambil tindakan.

Satu keluarga tetap ingin bertahan.

Bahkan ada anggota keluarga yang membawa senjata tajam badik di pinggangnya.

Akhirnya polisi berhasil merebut senjata tersebut, dan satu keluarga diamankan.

Enal dengan luka terparah langsung menjalani perawatan medis dengan 30 jahitan di kepalanya.

Sumang mengalami luka gores di bagian telinga, sedangkan Irfandi tak mendapatkan luka.

Para anggota keluarga ini digelandang ketat ke Polres Bantaeng pada pukul 18.30 Wita.

Polisi lalu melakukan penelusuran di rumah Darwis.

Pada saat itulah, ditemukan mayat perempuan RO (16) di kamar paling belakang rumah tersebut.

Di ruangan yang sama, polisi menemukan barang bukti berupa sebilah badik, parang, dan satu buah tombak serta darah yang tertampung di bawah kolom rumah yang sengaja ditadah.

Pukul 19.02 Wita ambulans dari Dokpol Polres Bantaeng tiba di TKP dan dilanjutkan olah TKP.

Dan pada pukul 20.30 Wita, jenazah korban evakuasi ke RSUD Anwar Makkatutu untuk di lakukan autopsi.

Atas kejadian ini, banyak warga mengira jika keluarga Darwis mengalami kesurupan massal saat melakukan ritual.

Namun, Polres Bantaeng belum membeberkan alasan dan motif pembunuhan ini.

"Kita masih dalami siapa pelaku utama yang eksekusi korban. Sedang didalami yang gorok leher korban sampai tewas. Termasuk juga motifnya," kata Paur Subag Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri saat itu.

Hingga kini, polisi masih investigasi motif-motif lainnya untuk memenuhi berkas penyidikan.

(Tribunnews.com/Daryono/ Siti Nurjannah Wulandari/ Tribun-Timur.com/ Firki Arisandi)

Saat Ayah dan Anak Berkelahi hingga Berujung Kematian, Ternyata Sang Adik Spontan Lakukan Hal Ini

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Misteri Pembunuhan Gadis oleh Keluarganya, Darah Korban Ditadah, Ilmu Hitam atau Harga Diri Keluarga

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved