Breaking News:

Curhat Petani Taput Saat Reses DPRD, Sulit Dapat Pupuk Subsidi, Perbaikan Jalan, hingga Bibit Durian

Petani di Desa Lobu Siregar I dan Desa Parik Sabungan Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara kerap kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/Ist
Sejumlah petani di Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan keluhan kepada anggota DPRD Taput saat reses. 

TRI BUN-MEDAN.COM, TAPUT - Petani di Desa Lobu Siregar I dan Desa Parik Sabungan Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara kerap kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi, Kamis (28/5/2020).

Curahan hati petani itu terungkap ketika Wakil Ketua DPRD Taput, Reguel Simanjuntak melakukan reses (kunjungan kerja) dengan warga di Desa Lobu Siregar I dan Desa Parik Sabungan.

"Setelah bertatap muka dengan petani, kita harus segera memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaaan pupuk. Persoalan pupuk langka sering terjadi pada saat musim pemupukan," kata Reguel.

Selain kurangnya ketersediaan pupuk di Kecamatan Siborongborong, petani juga berharap pembangunan tali air segera dilanjutkan.

Sebelumnya, dari Kecamatan Sipahutar dilaporkan, warga Desa Onanrunggu IV tepatnya di Dusun Lumban Rang meminta agar pupuk bersubsidi tersedia di toko-toko pupuk, yang ditunjuk pemerintah.

Dusun Lumbanrihit juga meminta pengadaan bibit ikan tawar dan pembangunan jalan Sabunganihuta I menuju Dusun Lumbanrihit dan pembukaan jalan dengan meminta bantuan alat berat excavator dari pemerintah.

Di kecamatan yang sama, tepatnya di Desa Onanrunggu III mengusulkan perbaikan jalan desa Sabungannihuta I menuju dusun Lumbarihit dan perbaikan jalan yang telah dibuka dengan meminjam ekskavator Pemda Taput serta perbaikan parit semen di dusun Lumbanrihit.

"Sejumlah keluhan dan usulan tersebut telah kita catat dan akan kita sampaikan kepada pemerintah, supaya mendapat perhatian dan tentu kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah (APBD)," kata Reguel Simanjuntak.

Sedangkan keluhan masyarakat Pahae selaku daerah penghasil durian dan petai agar segera dilakukan pembangunan Jalan Simpang Janji Maria menuju Lobuharambir.

Kemudian pembangunan jembatan Bonanidolok menuju Dusun Simarpinggan Desa Sitolu Ompu serta pembukaan jalan usaha tani.

Bibit durian dan manggis juga saat ini menjadi kebutuhan warga.

"Akan kita sampaikan ini kepada pihak berkompeten di daerah, karena usulan ini akan membuka aksesbilitas ekonomi dan usaha pertanian warga desa. Saya pikir, permintaan warga itu hal yang sangat normatif dan layak dipenuhi," kata Anggota DPRD Taput lainnya, Antonius Tambunan.

(Jun-tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved